Categories
informasi bisnis

Produk Pinjaman di Pegadaian

Ketika Anda mencari pinjaman, sudah pasti yang terpikirkan adalah mengajukan ke bank atau pinjaman online. Tapi, selain di kedua tempat tersebut, Anda pun bisa mengajukan pinjaman ke Pegadaian. Tidak banyak yang mengetahui, bahwa Pegadaian mempunyai beberapa produk pinjaman yang bisa dipilih oleh masyarakat. Dalam artikel ini akan dibahas lebih jauh tentang produk pinjaman yang ada di Pegadaian. 

Pilihan Produk Pinjaman di Pegadaian

Pegadaian yang sudah berdiri semenjak tahun 1901 ini telah membantu banyak masyarakat Indonesia dalam masalah pendanaan. Hingga saat ini sendiri, Pegadaian pun terus memberikan sumbangsihnya agar masyarakat bisa mendapatkan pinjaman yang lebih aman dan juga sesuai dengan aturan. Berikut ini adalah beberapa produk pinjaman dari Pegadaian: 

KCA 

Produk pertama yang ditawarkan adalah KCA atau Kredit Cepat dan Aman, di mana kredit ini bisa dijadikan pinjaman produktif ataupun konsumtif. KCA menjamin bahwa nasabah akan mendapatkan pinjaman dengan cepat, mudah dan aman. 

Untuk mengajukan pinjaman ini sendiri, nasabah hanya perlu membawa jaminan seperti perhiasan dari emas atau emas batangan, surat berharga, laptop, mobil, motor, handphone dan lain sebagainya. Adapun beberapa keunggulan dari produk KCA ini, berikut ini adalah keunggulan:

  1. Anda dapat menemukan produk pinjaman ini di 4.400 lebih cabang Pegadaian di seluruh Indonesia. 
  2. Nasabah tidak membutuhkan prosedur yang lama, di mana hanya perlu membawa agunan yang masuk dalam syaratnya. 
  3. Waktu pencairan tidak membutuhkan waktu lama, hanya sekitar 15 menit dan pinjaman pun akan cair. 
  4. Nominal pinjaman dari 50 ribu rupiah hingga 500 juta rupiah, bergantung dari jaminan apa yang Anda bawa. Maksimal pinjaman yang bisa diberikan kepada nasabah adalah sebanyak 5 milyar rupiah. 
  5. Jangka waktu pinjaman maksimal hanya 120 hari atau 4 bulan saja. Akan tetapi, nasabah bisa memperpanjang masa tenor ini dengan hanya memberikan modalnya saja. 
  6. Pelunasan dapat dilakukan kapan saja tanpa adanya batasan waktu. 

Krasida 

Pinjaman selanjutnya yang ada di Pegadaian adalah Krasida atau Kredit Angsuran dengan Sistem Gadai. Pinjaman yang satu ini diperuntukan bagi pelaku UMKM dengan tujuan agar bisa mengembangkan usahanya agar lebih besar. Nasabah dapat akan mendapatkan pinjaman dalam bentuk uang tunai dengan sistem gadai, tapi dapat membayar dengan cara kredit. Adapun beberapa keunggulannya seperti berikut ini: 

  1. Proses pinjaman ini sangatlah mudah dan proses pencairan paling lama adalah 1 minggu. 
  2. Agunan yang perlu untuk Anda bawa adalah seperti emas batangan atau kendaraan bermotor, semisalnya mobil. 
  3. Besaran pinjaman yang dapat diperoleh adalah dari 1 juta rupiah hingga 250 juta rupiah, dengan maksimal pinjaman adalah 5 milyar rupiah. 
  4. Jangka waktu dimulai dari 6 bulan hingga 36 bulan. 
  5. Anda dapat mengajukan pinjaman ini di seluruh cabang Pegadaian. 

Kreasi 

Kreasi atau Kredit Angsuran Sistem Fidusia yang dikhususkan bagi para pelaku UKM di seluruh Indonesia. Sistem Fidusia sendiri adalah sistem pinjaman yang hanya membutuhkan BPKB kendaraan bermotor. Sehingga kendaraan masih dapat digunakan untuk mendukung usaha yang dijalankan. Berikut ini adalah keuntungan dari produk pinjaman Kreasi ini: 

  1. Hanya membutuhkan BPKB kendaraan untuk menjadi jaminan. 
  2. Jumlah pinjaman yang bisa didapatkan adalah dari 1 juta hingga 200 juta rupiah dan maksimal pinjaman adalah 400 juta rupiah. 
  3. Jangka waktu pinjaman dari 12 bulan hingga 36 bulan dan nasabah pun dapat memilih sendiri. 
  4. Maksimal waktu pencairan adalah 3 hari. 

KCA Prima 

Bagi Anda yang ingin meminjam tanpa dikenakan bunga, maka KCA Prima adalah produk yang tepat untuk Anda. Produk pinjaman yang satu ini sendiri bisa dikatakan yang paling banyak digunakan oleh nasabah. Berikut ini adalah beberapa keunggulan dari pinjaman ini: 

  1. Bunga yang diterapkan adalah 0%. 
  2. Pinjaman di mulai dari 50 ribu rupiah hingga 500 ribu rupiah. 
  3. Anda hanya perlu membawa jaminan seperti perhiasan emas, laptop, mobil, ponsel, kamera, radio dan lain sebagainya. 
  4. Jangka pinjaman terbilang pendek yaitu dari 1 sampai 60 hari. 

Kreasi Fleksi 

Jenis produk dari Pegadaian yang selanjutnya adalah Kreasi Fleksi, di mana lebih diarahkan untuk para petani dan non petani. Adapun beberapa keunggulan yang dapat diterima oleh nasabah dari Kreasi Fleksi ini: 

  1. Jaminan yang diserahkan bisa kendaraan bermotor, perhiasan emas ataupun alat produksi. 
  2. Jumlah besaran pinjaman yang akan diberikan dari 1 juta rupiah hingga 400 juta rupiah.
  3. Jangka waktu terbilang panjang dari 3 bulan sampai 36 bulan.
  4. Dapat mengajukan pinjaman di cabang Pegadaian di seluruh Indonesia. 

Itu adalah beberapa produk pinjaman andalan dari Pegadaian. Untuk syarat pengajuannya pun tidaklah sulit, di mana yang terpenting adalah KTP dan KK. Pegadaian pun sering memberikan diskon bagi para nasabah yang meminjam.

Categories
informasi bisnis

Yang Termasuk Utang Jangka Pendek

Utang jangka pendek terkadang menjadi salah satu kebijakan yang diambil sebuah perusahaan untuk menambah pendanaan agar seluruh operasional bisa berjalan dengan lancar. Tentu utang jangka pendek ini sendiri terbilang beresiko sangat tinggi, karena jika tidak bisa membayarnya akan menyebabkan likuiditas perusahaan semakin turun. 

Dari penjelasan tersebut, sebenarnya apa itu utang jangka pendek dan apa saja yang termasuk di dalamnya? Simak penjelasannya berikut ini. 

Pengertian dan Ciri-ciri Utang Jangka Pendek 

Pengertian dari utang jangka pendek adalah pinjaman yang diajukan sebagai dana darurat dan wajib dibayarkan dengan jangka waktu maksimal satu tahun. Dalam ilmu ekonomi, utang jangka pendek ini disebut dengan liabilitas lancar. Pada dunia bisnis sendiri, dana yang satu ini terbilang sangat biasa dilakukan oleh perusahaan kecil hingga besar. 

Dalam pelunasan utang jangka pendek ini, perusahaan harus melakukan perhitungan terhadap aset perusahaan. Apabila perusahaan tidak dapat melunasi hutang ini, maka akan diambil kebijakan dengan memotong keuntungan dari para investor. 

Adapun ciri-ciri dari utang jangka pendek ini, berikut ini adalah ciri-cirinya: 

  1. Adanya sebuah pinjaman dana yang harus segera dibayarkan dan disertai dengan sebuah perjanjian antara kedua belah pihak sebelumnya. 
  2. Adanya sebuah nominal atau jumlah dana yang wajib dibayarkan. 

Utang jangka pendek ini sendiri memang memerlukan banyak pertimbangan, terlebih masa pembayaran yang pendek serta biasanya bersifat sangat darurat. Sehingga perlu sekali dilakukan perhitungan terlebih dahulu agar kerugian tidak semakin besar. 

Jenis Utang Jangka Pendek 

Utang jangka pendek sendiri dibagi menjadi beberapa jenis. Di mana setiap jenisnya akan memberikan jumlah hutang yang berbeda-beda. Berikut ini adalah jenis dari utang pendek: 

  • Utang dagang dan utang wesel 

Utang dagang adalah jenis utang yang harus dibayar dalam waktu yang singkat, di mana biasanya utang ini berupa kredit untuk barang atau jasa. Utang dagang sendiri tidak akan dicatat pada saat pengiriman, tapi utang akan dicatat ketika jasa atau barang sudah berpindah kepemilikan. Adapun syarat pencatatan yang diharuskan. 

Sedangkan utang wesel adalah surat dari pembayaran yang bisa diuangkan, di mana biasanya akan menjadi sebuah jaminan akan pinjaman. Cara yang satu ini sendiri biasanya digunakan oleh pengusaha secara tertulis untuk membeli sebuah jasa atau barang, tapi utang wesel ini tidak akan dicantumkan dalam bagian dari pinjaman. 

  • Utang dividen 

Jenis utang jangka pendek selanjutnya adalah utang dividen. Dividen sendiri adalah keuntungan yang diberikan dari perusahaan secara khusus ke para investor yang telah menanamkan dana. Pembayaran keuntungan ini sendiri tidak harus dalam bentuk aset atau cash saja, tapi juga dalam bentuk saham. 

Dividen masuk ke dalam utang, karena perusahaan harus membayarkan keuntungan tersebut dalam jangka waktu maksimal satu tahun. Utang ini harus wajib dibayarkan dalam waktu yang sudah ditentukan dan bayarannya dapat berupa saham. 

  • Pendapatan yang didapatkan di muka 

Untuk utang yang satu ini adalah pendapatan yang diberikan terlebih dahulu, di mana sebelumnya sudah dilakukan perhitungan terhadap seluruh harga produk atau jasa. Untuk lebih mudahnya adalah pemilik usaha sudah mendapatkan pembayaran sebelum produk atau jasa tersebut sampai kepada konsumen. Untuk contoh yang paling mudah adalah langganan koran atau majalah perbulan. 

  • Utang biaya

Utang jangka pendek yang selanjutnya adalah hutang biaya yang harus dibayarkan oleh perusahaan dan masuk dalam beban. Utang ini sendiri biasanya harus dibayarkan kurang dari setahun, di mana utang ini sudah masuk dalam biaya pada perusahaan tapi belum dibayarkan. Contoh dari utang biaya ini adalah seperti gaji karyawan, komisi, pembayaran listrik, telepon, air dan lain sebagainya. 

  • Utang pajak 

Sering disebut sebagai utang dana pihak ketiga, utang yang satu ini melingkupi pembayaran pajak yang dilakukan oleh karyawan dengan cara memotong gaji. Pembayaran inilah yang masuk dalam utang dana pihak ketiga. Tidak hanya pajak saja, tapi juga beberapa biaya lain yang masuk seperti pembayaran asuransi ataupun kegiatan pembayaran lain yang diperlukan. 

  • Utang jangka panjang yang telah jatuh tempo 

Selanjutnya adalah utang jangka panjang yang sudah jatuh tempo. Utang jangka panjang yang dimaksud adalah seperti obligasi atau jenis lainnya, di mana pembayarannya kurang dari setahun maka masuk ke dalam hutang jangka pendek. Jadi utang jangka panjang apapun yang harus dibayarkan kurang dari satu tahun akan masuk ke dalam utang jangka pendek. 

Dari penjelasan seluruhnya, maka dapat disimpulkan bahwa utang jangka pendek merupakan dana yang harus dikembalikan dalam waktu kurang dari setahun. Di mana ini utang ini harus segera dibayarkan dan apabila perusahaan atau pihak peminjam tidak dapat mengembalikan, maka akan dibuat sebuah kebijakan yang harus segera diambil. 

Categories
informasi bisnis

Apa Itu Kredit Usaha Rakyat

Sebagian dari Anda pasti sudah pernah mendengar tentang kredit usaha rakyat atau KUR. Di mana kredit yang satu ini memiliki pengertian dan tujuan sendiri. Kredit ini ditujukan untuk para pengusaha mikro dan membutuhkan dana. Tapi, sebenarnya apa itu Kredit Usaha Rakyat? Apa saja tujuannya serta bagaimana cara mengajukannya? Ikuti terus ulasannya di bawah ini. 

Pengertian Kredit Usaha Rakyat 

Kredit Usaha Rakyat atau KUR merupakan program milik pemerintah dalam meningkatkan pembiayaan bagi UMKM atau Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang mana program KUR ini disalurkan oleh lembaga-lembaga keuangan dengan cara atau pola penjaminan. Program KUR ini dimaksudkan agar dapat memperkuat permodalan usaha dalam melaksanakan kebijakan mempercepat pengembangan UMKM dan sektor riil.

Pembiayaan tersebut berasal dari dana milik perbankan atau lembaga keuangan penyalur KUR, dana tersebut merupakan dana modal kerja, juga investasi yang akan disalurkan untuk para pelaku UMKM baik perseorangan, maupun Badan usaha yang layak dan memiliki badan usaha namun tidak memiliki agunan.

Tujuan dari Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Setiap program yang dibuat tentu memiliki tujuan, begitu pula dengan program KUR ini. Tujuan dibuatnya program KUR yang utama adalah untuk membantu pengusaha UMKM agar dapat menyenangkan usaha mereka sehingga dapat membuat atau membuka lapangan pekerjaan dan membantu mengurangi masalah kemiskinan di Indonesia.

Karenanya pemerintah banyak mengeluarkan kebijakan kebijakan dalam hal pengembangan dan serta melakukan pemberdayaan untuk meningkatkan UMKM dan sektor riil. Berikut adalah pemberdayaan dan pengembangan yang dimaksud :

  • Pengembangan dalam sektor kewirausahaan
  • Meningkatkan akses sumber pembiayaan
  • Meningkatkan produk UMKM
  • Reformasi regulasi UMKM

Cara mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Peminat dari program KUR ini tentu sangat banyak, namun tidak serta merta mereka yang mengajukan pinjaman akan langsung mendapatkannya. Banyak pula yang ingin melakukan pengajuan tapi masih bingung dengan prosedurnya. Berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan bila ingin mendapatkannya pinjaman KUR :

  • Usaha yang dimiliki adalah usaha yang produktif. Maksudnya adalah usaha tersebut merupakan usaha yang dapat meningkatkan kreativitas dan aktivitas positif di lingkungan tempat usaha atau usaha yang dijalankan berada di daerah terpencil yang memang membutuhkan bantuan ekonomi. Misal dengan membuat usaha rakyat, seperti kerajinan tangan dengan bahan yang hanya dapat ditemukan di daerah tersebut atau dalam bidang peternakan, perikanan dan juga usaha lainnya.
  • Menyiapkan dokumen dan berkas yang dibutuhkan, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), surat domisili, SIUP, akta pendidikan usaha, laporan keuangan dan dokumen pendukung lain yg akan diminta oleh pihak bank atau koperasi.
  • Silahkan datang ke lembaga keuangan atau bank dan koperasi yang memang memberikan layanan KUR. Tanyakan secara detail informasi mengenai layanan KUR.
  • Jika semua sudah sesuai dengan yang minta oleh pihak bank atau koperasi, nanti akan ada petugas dari pihak perbankan yang melakukan survei dan mengecek kebenaran tentang usaha yang dimiliki. Apabila usaha tersebut memenuhi kriteria, maka pencairan dana dapat segera dilakukan.

Persyaratan untuk mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Bila ingin mengajukan sebuah pinjaman atau kredit, pasti akan ada persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon peminjam, berikut ini adalah persyaratan yang biasanya akan diminta oleh pihak bank secara umum :

  • Individu atau perseorangan atau kelompok usaha.
  • Usaha telah berjalan minimum 6 bulan.
  • Menjalankan usaha tersebut di salah satu platform e-commerce (Tokopedia, Shoppe, dll).
  • Tidak sedang atau memiliki kredit pada pihak perbankan lain kecuali KPR, kartu kredit atau Kredit kendaraan bermotor dll.
  • Syarat administrasi lainnya, berupa Kartu keluarga, KTP, SIUP atau surat usaha yg dikeluarkan oleh pihak e-commerce dan dokumen pendukung lain yang diminta oleh pihak lembaga perbankan.

Tips agar pengajuan KUR mudah disetujui

  • Pastikan dokumen yang diajukan sudah sesuai dengan persyaratan yang diminta oleh pihak bank atau koperasi.
  • Pastikan jika tidak memiliki kredit macet pada lembaga perbankan yang menyebabkan nama anda sebagai peminjam di blacklist.
  • Tujuan pengajuan harus jelas, karena tujuan KUR adalah untuk membantu usaha rakyat atau UMKM, jadi pastikan jika anda sudah memiliki usaha yang pasti dan tepat.
  • Usaha tersebut haruslah usaha yang aktif, misal usaha kerajinan atau kegiatan yang menggunakan sumber daya dari orang-orang disekitar lingkungan tempat usaha.
  • Perhitungkan dengan baik jumlah pinjaman yang dibutuhkan. Tujuannya agar dapat membayar sesuai dengan kemampuan. Buatlah terlebih dahulu perinciannya, misal untuk peralatan, membayar pengrajin atau pekerja, dan biaya lain-lain. Jika sudah menetapkan angka pasti, silahkan mulai membuat pengajuan.

Seperti yang sebelumnya telah disinggung, bila program KUR ini merupakan program yang dibuat untuk menunjang dan meningkatkan juga membantu UMKM. Karenanya sangat diharapkan jika program ini benar-benar dapat tepat pada sasarannya, beberapa sektor yang diharapkan dapat merasakan program KUR ini seperti sektor pertanian, perikanan, perindustrian, jasa keuangan (simpan-pinjam), dan juga kehutanan.

Categories
informasi bisnis

Keuntungan Membuka Usaha Franchise

Sebagian besar dari anda pasti memimpikan untuk memiliki sebuah usaha suatu saat nanti. Namun anda pasti sudah tahu bila ingin membangun sebuah usaha akan ada banyak persiapan yang dibutuhkan, tidak hanya persiapan dana, tapi juga perencanaan dalam membangun usaha tersebut agar dapat diterima oleh masyarakat luas.

Karena itu banyak orang yang memilih untuk menjalankan usaha franchise atau waralaba. Franchise atau waralaba sendiri adalah keistimewaan yang diberikan oleh satu badan usaha ke perseorangan atau badan usaha lain untuk dipasarkan secara lebih luas yang didasari oleh perjanjian. Pemilik usaha disebut juga dengan istilah pemberi waralaba atau Franchisor, sedangkan yang menerima atau membeli disebut penerima waralaba atau franchise.

Keuntungan dari usaha franchise

Berikut ini adalah keuntungan dengan membuka usaha franchise: 

1. Peluang sukses lebih besar dan cepat

Keuntungan pertama dalam menjalankan usaha franchise adalah lebih mudah sukses atau peluang untuk suksesnya sangat besar, ini disebabkan karena usaha franchise yang anda beli memang memiliki kredibilitas dan reputasi yang baik dimata banyak orang, sehingga menjadi lebih mudah dikenal.

2. Memiliki kemudahan pada sistem manajemen finansial

Kebanyakan investor lebih menyukai menanamkan modalnya pada sebuah bisnis yang dari segi jaringan dan finansialnya sudah kokoh atau kuat, sehingga saat akan menjalankan usaha franchise dengan sistem yang baik dan terbentuk. Anda tidak perlu lagi pusing dalam hal manajemennya seperti apabila membangun usaha sendiri.

3. Sudah terkenalnya brand atau merek dikalangan masyarakat

Keuntungan yang ketiga adalah sudah dikenalnya brand atau merek tersebut membuat anda lebih mudah dalam memasarkan juga mengelolanya. Karena jika terikat perjanjian dengan pihak franchisor maka segala hal terkait promosi atau pemasaran sudah pasti akan dibantu oleh mereka.

4. Adanya ikatan kerjasama antara pemilik franchise dengan penerima franchise

Memiliki ikatan dengan pihak franchisor adalah sebuah keuntungan tersendiri bagi pembeli franchise, karena dengan menjalin ikatan pada pemilik brand atau merek akan memudahkan anda dari banyak aspek. Misalnya, akan lebih mudah mendapatkan bahan baku, dalam hal pemasaran, mencari sumber daya dan akan adanya pelatihan untuk mengelola pendapatan dll.

5. Sistem manajemen yang sudah terbentuk

Keuntungan terakhir yang didapatkan oleh usaha franchise adalah sudah terbentuknya sistem bisnis yang baik. Jadi, sebagai pelaku usaha franchise anda tidak perlu memikirkan strategi pemasaran atau sistem finansial. Karena para pemilik atau pemberi waralaba pasti memiliki manajemen yang sudah terbentuk dengan kokoh, baik dari strategi pemasaran, marketing maupun finansialnya. Sebab itulah pemberi waralaba atau Franchisor berani membuka peluang usaha berupa franchise bagi mereka yang ingin memiliki usaha sendiri.

Kekurangan Sistem Usaha Franchise

Selain keuntungan tentunya setiap usaha akan ada kekurangannya dan itu juga bisa terjadi pada usaha franchise ini. Karena pada umumnya semua usaha pasti memiliki resikonya masing-masing, lalu apa saja kekurangan dari sistem franchise. Silahkan disimak beberapa poin dibawah ini :

1. Pemotongan keuntungan

Biasanya pembeli franchise akan diwajibkan untuk membayarkan royalti kepada pihak franchisor sebesar yang sudah disepakati oleh kedua belah pihak. Jadi, apabila penjualan pada saat itu tidak memenuhi target. Mau tidak mau pihak franchise harus memotong dari keuntungan yang mereka dapatkan.

2. Modal yang cukup banyak

Diawal, pembeli franchise sudah akan disodorkan dengan biaya yang cukup besar apabila memang ingin menjadi mitra dari brand tersebut. Biasanya modal awal tersebut belum termasuk dengan biaya pelatihan dan dukungan bagi pembeli franchise. Jadi, tetap siapkan modal yang cukup bagi anda kalau memang tertarik untuk menjadi mitra dari brand atau merek yang sudah terkenal.

3. Tidak memiliki kendali

Sebagai seorang pembeli atau mitra franchise, anda tidak memiliki kendali dalam usaha tersebut. Karena sudah tentu kendali berada ditangan franchisor. Jadi, apabila anda memiliki sebuah ide untuk memajukan usaha tersebut, belum tentu akan disetujui.

4. Franchisor adalah supplier tunggal

Kebanyakan pembeli atau mitra franchise tidak diperbolehkan untuk membeli bahan baku kepada pihak lain. Biasanya hal ini juga sudah tertulis diperjanjian antara franchisor dan mitra franchise. Karena anda sebagai mitranya hanya bisa membeli bahan baku pada pihak franchisor. Bila melanggar, bisa saja anda dikenakan pinalti seperti pemutusan kontrak dan pihak franchisor menarik kembali semua yang sudah diberikan.

5. Reputasi franchise mudah terpengaruh

Apabila ada salah satu mitra dari franchise yang sama dengan anda memiliki kredibilitas atau reputasi yang buruk dimata konsumennya, hal tersebut bisa saja berpengaruh terhadap franchise yang sedang anda jalankan. Dampak terburuk yang akan dialami adalah menurunnya omset usaha. Jadi, selalu berusahalah menjadi pengusaha yang baik dan jujur agar tidak membuat citra brand tersebut menjadi buruk.

Bagaimana? Apakah anda sudah memahami keuntungan dan juga kekurangan dari usaha waralaba atau franchise ini. Jika sudah dan memang ingin menjadi salah satu mitra dari sebuah brand yang memang membuka peluang franchise, pastikan dulu apakah brand tersebut memang memiliki reputasi dan kredibilitas yang baik dimasyarakat. Jangan sampai salah pilih, karena jika salah pilih hanya akan membuat anda menyesal.

Categories
informasi bisnis

Perbedaan Pinjaman Online dan P2P Lending

Jasa Keuangan yang berbasis teknologi atau biasa dikenal dengan fintech di Indonesia semakin hari makin bertumbuh dan berkembang pesat. Masyarakat pun menjadi lebih familiar dengan kehadiran fintech apalagi sudah banyak perusahaan fintech yang muncul di hadapan masyarakat. Jika dulunya orang memperoleh sumber pinjaman dana dari keluarga teman atau bank, namun sekarang orang-orang sudah beralih ke pinjaman lewat fintech.

Dari beberapa macam fintech yang ada, terdapat dua jenis pinjaman yang sangat populer di mata masyarakat yakni pinjaman online dan juga P2P lending. Dua jenis layanan pinjaman tersebut serupa namun tidak sama sebab yang sebenarnya kedua jenis jasa pinjaman tersebut mempunyai model bisnis yang berbeda tapi banyak orang yang salah dalam mengartikan.

Pinjaman online umumnya  memiliki nilai pinjaman yang relatif kecil sebab pinjaman dana yang diberikan cuma untuk tenor yang pendek. Hadirnya pinjaman tersebut dimaksudkan agar dapat membantu Anda menutupi biaya kebutuhan harian yang tidak terduga hingga waktu gajian Anda tiba.

Model pinjaman tersebut bisa dikatakan banyak peminatnya sebab dana pinjaman bisa dicairkan dalam waktu hitungan jam saja. Sedangkan pada layanan P2P lending merupakan layanan fintech yang memberi pinjaman dana kepada suatu bisnis atau individu. Layanan pinjaman online satu ini turut mengajukan sebuah pinjaman dana ke pemberi pinjaman dan menghubungkan langsung antara si pemberi pinjaman kepada peminjam secara online.

Jika Anda ingin mengetahui perbedaan paling mencolok antara pinjaman online dan P2P lending, silahkan simak penjelasannya dibawah ini.

1. Jenis Pinjaman

Menjadi aspek pertama dari perbedaan antara pinjaman online dengan P2P lending terletak di jenisnya. Biasanya pinjaman online memiliki sifat untuk pinjaman keperluan pribadi atau kebutuhan tidak terduga. Sementara P2P lending umumnya diperuntukan untuk pinjaman yang digunakan sebagai modal bisnis agar membantu bisnis menjadi semakin berkembang.

2. Tingkat Bunga

Berikutnya ada di sisi besaran bunga, jika di pinjaman online bunga harinya sebesar 0,8 persen per hari atau sekitar 292 persen untuk satu tahunnya. Sementara P2P lending hanya memberi besaran bunga yang lebih rendah, mulai 16 persen hingga 30 persen per tahunnya. Besaran bunga yang ditawarkan P2P lending bisa lebih rendah itu dikarenakan P2P lending mengacu ke suku bunga pinjaman bank dengan lebih menekankan sisi aksesibilitas serta kecepatan proses layanan pinjaman yang dimiliki.

Selain itu, pihak P2P lending sama sekali tidak mengambil sejumlah keuntungan dari bunga sebab semuanya menjadi hak dari pemberi pinjaman dana yang ada.

3. Waktu Pinjaman

Perbedaan mendasar berikutnya antara pinjaman online dengan P2P lending adalah waktu pinjaman atau tenor pinjamannya. Dimana pinjaman online wajib dilunasi di satu waktu, dan tidak dapat dibayarkan dengan mengangsur dan akan dikenai penalti atau biaya denda apabila peminjam dana mengalami keterlambatan membayar. Sementara dari perusahaan P2P lending, waktu pinjaman mulai dari 30 hari hingga 12 bulan kedepan.

Selain itu biasanya dana pinjaman online langsung cair dalam hitungan menit, sementara P2P lending masih menunggu lebih lama. 

4. Tingkat Risiko

Menjadi perbedaan yang paling mencolok antara pinjaman online dengan  P2P lending yakni tingkat risiko yang dimiliki keduanya. Pada perusahaan P2P lending biasanya risiko kegagalan membayar akan ditanggung oleh pihak pemberi pinjaman berdasarkan aturan yang ditetapkan oleh OJK.

Maka wajar apabila perusahaan dari P2P lending tidak dapat sembarang menyetujui atau menerima pengajuan ke calon peminjam mereka yang jika diukur tidak layak dari segi riwayat keuangan yang dimiliki oleh para peminjam tersebut.

Kondisi seperti yang ada pada P2P lending tidak dilakukan oleh perusahaan layanan pinjaman online, hal ini membuat pihak pinjaman online sering mengabaikan kemampuan si peminjam dalam mengembalikan dana pinjaman yang sudah mereka terima.

Hal inilah yang sering sekali menjadi pemicu utama mengapa banyak para nasabah yang mengalami keterlambatan membayar dan bahkan ada juga yang gagal dalam membayar pinjaman mereka. Apabila hal ini sampai terjadi, pihak pinjaman online akan mengutus pihak eksternal untuk dapat menagih pinjaman yang tidak dibayar tersebut.

5. Sumber Dana Pinjaman

Menjadi aspek terakhir membedakan antara pinjaman online dan P2P lending yaitu sumber dana pinjaman. Dimana perusahaan pinjaman online memberi pinjaman dana lewat aset mereka sendiri. Sementara perusahaan P2P lending sumber dana yang mereka miliki berasal dari masyarakat yang berperan sebagai seorang investor.

Kehadiran dari perusahaan pinjaman online dan P2P lending diharapkan bisa mengurangi kesenjangan keuangan yang terjadi pada masyarakat di negara Indonesia khususnya.

Walaupun demikian, kebutuhan dan fungsi dari pinjaman online serta P2P lending harus bisa dibedakan. Dimana kedua jenis fintech tersebut memiliki segmentasi dan kalangan yang berbeda karena fungsinya pun juga berbeda. Selebihnya dengan hadirnya kedua layanan pinjaman berhasil online tersebut dianggap mampu menaikkan program inklusi finansial yang sudah dirancang sedemikian rupa oleh pemerintah pusat.

Categories
informasi bisnis

Intip Beberapa Keuntungan Bisnis Properti

Bisnis Properti merupakan bisnis jual-beli atau pun sewa bangunan, tanah dan sejenisnya yang memberi pelakunya sebuah keuntungan. Contoh dari berbagai jenis properti yakni villa, perumahan, kos-kosan hingga apartemen.

Siapa saja dapat menjalankan bisnis tersebut, sekalipun Anda adalah seorang ibu rumah tangga. Dimana bisnis properti bisa dikatakan bisnis yang simpel dan mudah dilakukan tanpa harus memiliki keahlian khusus, yang terpenting Anda memiliki aset properti sendiri.

Apabila kita melihat contoh dari bisnis-bisnis properti yang ditulis sebelumnya, mungkin  Anda akan mengira bahwa bisnis tersebut membutuhkan modal yang begitu besar. Pastinya sebuah properti semakin besar modal yang dimiliki tentu akan memiliki aset properti semakin besar.

Namun, ada saja kesempatan untuk memperoleh aset properti atau menjalankan bisnis properti dengan modal yang minimum. Tinggal jenis bisnis propertinya yang menyesuaikan modal Anda. Memiliki properti adalah sebuah impian semua orang, sebab dengan memiliki properti seseorang seakan memiliki pegangan di dalam hidupnya dimana sebuah properti biasanya memiliki nilai yang tinggi.

Nah, untuk Anda yang kurang mengetahui kira-kira apa saja keuntungan yang diperoleh jika menjalankan bisnis properti. Untuk lebih jelasnya, silahkan simak daftar keuntungan berbisnis properti dibawah ini. Diantaranya sebagai berikut.

1. Keuntungan Relatif Besar

Bisa dikatakan modal yang diperlukan untuk dapat memulai bisnis properti tidak sedikit apalagi jika ingin menjalankan bisnis properti yang besar. Akan tetapi keuntungan yang akan diperoleh juga relatif besar. Kondisi ini dikarenakan nilai dari properti selalu mengalami kenaikan setiap tahun.

Anda bisa membayangkan, dimana area lahan saat ini semakin menyempit, namun jumlah manusia selalu mengalami penambahan tiap harinya. Dengan jumlah manusia yang bertambah akhirnya turut mempengaruhi permintaan properti semakin tinggi dan meluas yang terjadi di hampir seluruh wilayah khususnya Indonesia.

Karena permintaan sebuah properti meningkat otomatis akan menaikkan nilai dari properti tersebut. Dengan ini, kemungkinan untuk dapat balik modal hingga berbalik dengan memperoleh keuntungan besar menjadi semakin besar.

2. Passive Income

Selain mendapatkan keuntungan yang menggiurkan dari pembahasan sebelumnya, keuntungan berikutnya yang akan Anda rasakan ketika menjalankan bisnis properti yakni passive income atau pendapatan pasif. Ini berarti seorang pelaku dalam kegiatan bisnis tersebut tidak perlu berperan sepenuhnya karena bisnis properti bisa dibilang bisnis lepas. Anda hanya perlu berperan ketika ada masalah dengan properti yang Anda miliki.

Dengan begitu Anda hanya perlu duduk santai dirumah, dan penghasilan akan masuk ke rekening bank Anda dengan sendirinya dimana uang tersebut datang dari hasi penyewaan properti yang Anda jalankan.

3. Risiko Cenderung Rendah

Seluruh hal di dalam dunia bisnis pasti mempunyai tinggi risiko yang berbeda-beda. Mulai dari tingkat risiko yang tinggi sampai yang rendah. Khusus dengan bisnis properti, ternyata bisnis properti jika kita bandingkan dengan jenis bisnis investasi lain, bisnis tersebut cenderung memiliki potensi risiko yang rendah.

Bisa dikatakan bisnis properti yang memberikan keuntungan besar, ketika akan memulainya perlu modal yang lumayan besar. Namun risiko yang dihasilkan terbilang rendah. Hal ini juga didasari oleh pergerakan dari bisnis properti terbilang stabil bila dibandingkan dengan investasi lainnya, contohnya investasi saham. Nilai jual sebuah properti akan tetap stabil sekalipun jatuh tidak akan terlalu drastis kecuali ada pengaruh alam didalamnya sebab permintaan akan selalu ada setiap harinya.

4. Prospek yang Cerah

Keuntungan dari bisnis properti selanjutnya yakni memiliki prospek yang bagus. Bisnis properti pastinya tergolong jenis usaha yang sangat menjanjikan sebab fakta menunjukan bahwa bisnis properti baik itu sebidang tanah atau hunian yang sudah jadi selalu masuk kedalam kebutuhan utama manusia. Tidak heran apabila bisnis tersebut mempunyai prospek yang bagus kedepannya.

Fakta tersebut menyebabkan  semakin meningkatnya permintaan akan properti yang tiada hentinya. Seiring dengan permintaan yang terus menerus membuat nilai sebuah properti menjadi stabil. Menurut prediksi harga dari properti akan selalu meningkat terus menerus dimana permintaan pasar semakin banyak karena jumlah manusia di dunia juga terus bertambah.

5. Bisa menjadi aset

Keuntungan yang akan didapatkan jika menjalankan bisnis properti ini salah satunya bisa dijadikan sebagai aset seumur hidup. Hal ini sangat jelas, jika Anda memiliki sebuah properti, tentu ini akan menjadi aset berharga karena nilainya terus melambung setiap tahunnya. Ditambah sebuah properti dapat menghasilkan tanpa harus menjualnya. Dengan cara menyewakan kepada orang-orang yang membutuhkan.

Bisnis properti cukup banyak jenisnya, tergantung Anda yang menyiapkan dan mengolahnya. Ada juga orang yang menyewakan tanah, menyewakan apartemen, kos-kosan, membangun homestay, penginapan, rumah kontrakan, warung atau ruko dan masih banyak lagi.

Semua aset-aset yang dimiliki akan selalu menjadi penghasilan tanpa harus menjualnya. Apabila Anda memiliki bisnis properti bisa dipastikan Anda dapat mencapai kesehatan finansial yang lebih terjamin.

Categories
informasi bisnis

Penjelasan Mengenai Mencicil THR Karyawan di Tengah Pandemi

THR

Tidak hanya kesempatan untuk beribadah dan juga menghabiskan waktu dengan keluarga saja, ada hal lain yang juga dinantikan oleh para karyawan menjelang datangnya hari raya yaitu Tunjangan Hari Raya (THR). Tunjangan ini bukan hanya sekedar sebuah kebijakan yang dikeluarkan oleh perusahaan saja, tetapi sebuah peraturan yang dibentuk secara langsung dari pihak pemerintah. 

THR ini berlaku untuk seluruh karyawan baik pegawai swasta maupun negeri. Oleh sebab itu, jenis THR ini kerap kali menjadi sebuah pertimbangan para karyawan sebelum menerima sebuah tawaran pekerjaan. Sejatinya, THR ini ditujukan untuk dapat memastikan kesejahteraan dari setiap kelompok pekerja atau buruh selama berlangsungnya hari raya keagamaan. 

Walaupun kebutuhan pokok menjadi sebuah prioritas, tentu saja karyawan juga mempunyai rencana lain dengan keluarga atau saudara yang ingin mereka lakukan pada hari raya. Nah, pada waktu tersebutlah merupakan sebuah momen penting Tunjangan Hari Raya (THR) berperan penting.

Selain itu, terdapat juga manfaat penting dari adanya THR ini seperti, sebagai dana tambahan untuk para pekerja yang ingin melakukan liburan ketika hari raya tiba, menjadi sebuah sumber keuangan untuk keluarga membeli kebutuhan pokok menjelang hari raya sebab harganya sangat melonjak, sebagai biaya untuk keperluan seperti infaq, zakat, atau acara natal, dan keperluan lainnya di hari raya. Untuk itu THR tidak boleh dicicil dan ditunda. 

Menteri Ketenagakerjaan atau biasa disebut dengan Menaker yaitu Ida Fauziyah, pada hari ini telah merilis Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) yang bernomor M/6/HK.04/IV/2021 mengenai Pelaksanaan untuk Memberikan Tunjangan Hari Raya Keagamaan pada tahun 2021 ini untuk buruh atau pekerja di perusahaan. 

Berdasarkan dari PP Nomor 36 Tahun 2021 mengenai pengupahan dan juga peraturan Menaker Nomor 6 ditahun 2016 mengenai Tunjangan Hari Raya untuk pekerja atau buruh yang ada di perusahaan, maka Tunjangan Hari Raya (THR) harus dibayarkan sebagai sebuah kewajiban dari pengusaha untuk pekerjanya. 

“Pengusaha tidak boleh mencicil THR yang akan diberikan kepada karyawan. THR tersebut harus diterima oleh para pekerja seutuhnya sesuai dengan haknya.” tutur Ida pada konferensi pers virtual yang berada di Jakarta pada hari Senin yang lalu. 

Dia juga mengatakan jika pemerintah telah memberikan dukungan sebaik mungkin dalam berbagai bentuk untuk para pengusaha. Dukungan tersebut untuk dapat mengatasi dampak dari adanya pandemi Covid-19 supaya perekonomian dapat bergerak kembali seperti sediakala. Untuk itu, dia meminta kepada seluruh perusahaan untuk berkomitmen untuk membayarkan THR kepada seluruh karyawannya secara penuh dan tidak dicicil. 

“Seiring dengan adanya kebijakan dari pemerintah mengenai dengan adanya penanganan pandemi Covid-19 ini dan juga untuk pemulihan ekonomi nasional. Oleh sebab itu, sangat dibutuhkan komitmen dari seluruh pengusaha untuk dapat membayarkan THR karyawan atau buruh secara penuh dan juga tepat waktu.” tegas Ida. 

Ida juga mengatakan jika sebelumnya pada tahun 2020, pemerintah sudah memberikan izin kepada para pengusaha untuk mencicil dan juga menunda pembayaran THR ini sebab ada nya dampak dari pandemi Covid-19. Namun, keadaan di tahun ini telah berbeda dengan tahun sebelumnya, sebab saat ini ekonomi sudah perlahan memulih seperti dahulu lagi. 

“Alhamdulillah pemerintah juga telah melakukan banyak hal. Roda perekonomian ini telah bergerak kembali, aktivitas ekonomi yang ada di masyarakat juga telah perlahan membaik kembali. Walaupun masih sangat terbatas untuk bisa ke arah pemulihan ekonomi dan juga kembali kepada zona positif pada pertumbuhan ekonomi nasional negara kita,” jelas Ida. 

Walaupun Tunjangan Hari Raya tidak boleh dicicil, dia mengatakan jika perusahaan yang tidak lagi bisa atau mampu, hanya diperbolehkan untuk menunda pembayaran THR ini sebelum Hari Raya Idul Fitri atau H-1 Lebaran tiba. Ketidaksanggupan tersebut harus dibuktikan dengan adanya data yang menyatakan jika perusahaan yang bersangkutan tersebut memang tidaklah sanggup untuk membayar THR ini tepat waktu yaitu pada H-7 Hari Raya Idul Fitri. 

“Untuk para pengusaha yang tidak sanggup untuk membayar supaya melakukan dialog dengan para buruh maupun pekerja untuk mencapai sebuah kesepakatan yang dilakukan dengan cara kekeluargaan dan juga dengan adanya itikad baik. Kesepakatan yang dibuat secara tertulis tentang waktu pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan ini diberikan syarat paling lambat dibayarkan pada H-7 hari raya keagamaan pada tahun 2021,” jelas Ida.  

Nah, itu tadi penjelasan mengenai Tunjangan Hari Raya (THR) yang wajib kamu ketahui sebelum masuk ke dalam sebuah perusahaan. Intinya, Tunjangan Hari Raya (THR) ini merupakan sebuah hak dari setiap karyawan yang wajib diberikan oleh seluruh perusahaan. Adanya tunjangan ini ditujukan supaya para karyawan atau buruh tetap sejahtera di tengah naiknya semua harga kebutuhan pokok pada hari raya. 

Categories
informasi bisnis

Mengenal Lebih Jauh Bisnis Model Canvas dan Cara Membuatnya

Bisnis model canvas merupakan sebuah cara manajemen yang dipakai untuk mengelola perencanaan usaha perusahaan berdasarkan dari proposisi nilai perusahaan, infrastruktur, produk, keuangan dan pelanggan. Model bisnis ini pertama kali diciptakan pada tahun 2005 oleh Alexander Osterwalder. Bisnis model canvas ini menjadi sebuah strategi manajemen yang sudah sangat populer dikalangan para pebisnis dan juga sering kali ada di dalam pelajaran di Universitas. 

Kepopulerannya ini disebabkan tampilan dari bisnis model canvas yang mudah dipahami dan sangat sederhana. Bisnis model canvas ini tersendiri terdiri dari 9 blok yang masing-masing nya bisa diisi beberapa poin penting dalam sebuah perencanaan bisnis perusahaan. 9 blok tersebut seperti berikut ini: 

1. Value Proposition

Value proposition adalah sebuah nilai yang ditempatkan perusahaan untuk para calon pelanggan nya. Nilai ini termasuk jasa, produk dan juga bagaimana perusahaan ingin dipandang oleh calon pelanggan. 

2. Customer Segments 

Di dalam sebuah bisnis, customer pastinya menjadi sebuah komponen yang penting sekali. Dari konsumen sebuah perusahaan bisa mendapatkan income. Perusahaan bisa mengisi blok customer segments ini dengan segmentasi konsumen seperti apa yang mereka inginkan yang sama dengan value proposition. 

3. Channels 

Setiap perusahaan tentu saja akan membutuhkan sarana atau strategi untuk menyampaikan produk maupun jasa yang mereka miliki kepada customer. Channels adalah sebuah sarana atau strategi yang dapat menyampaikan produk atau jasa kepada konsumen sesuai dengan segmen yang telah ditentukan sebelumnya oleh perusahaan. 

4. Customer Relationship

Untuk customer relationship ini yaitu bagaimana cara untuk menjalin hubungan secara langsung dengan para konsumen supaya mereka tidak akan mudah pergi ke usaha lain. Oleh karena itu, penting sekali untuk perusahaan bisa menjalin hubungan yang baik dengan para konsumennya. 

Selain itu, dibutuhkan juga pengawasan yang sangat intensif dan ketat dalam customer relationship. 

5. Key Activities 

Ada banyak sekali kegiatan yang harus dilakukan oleh perusahaan untuk bisa menghasilkan sebuah produk maupun jasa dan juga bertahan pada sebuah kompetisi. perusahaan bisa mengisis apapun aktivitas yang akan mereka lakukan untuk bisa menghasilkan jasa dan produk dalam blok key activities ini. 

Key activities juga bisa menunjukkan aktivitas utama yang harus diberikan perhatian dengan lebih oleh perusahaan. 

6. Key Resource

Sumber daya adalah sebuah kunci untuk bisa mewujudkan value proposition dengan menggunakan key activities yang nantinya akan dijalankan. Pada key resource ini, perusahaan bisa mengisi dengan apa saja sumber daya yang mereka miliki, baik dari benda mati seperti peralatan dan perlengkapan serta tenaga kerja. 

7. Key Partnership 

Tidak akan mungkin sebuah perusahaan bisa berdiri sendiri tanpa ada nya bantuan dari relasi dan juga pihak lain, baik pemasok bahan pokok maupun customer. Untuk melancarkan relasi yang telah terjaga dengan baik dan juga mengenai perencanaan relasi akan berjalan saat eksekusi bisnis. 

Key resource bisa diisi oleh pihak manapun yang harus bisa diajak bekerjasama dengan perusahaan untuk bisa mencapai tujuan perusahaan. 

8. Revenue Stream 

Tidak hanya kegiatan penting yang sudah dijelaskan pada key activities, perusahaan harus bisa menentukan bagaimana mereka bisa mendapatkan keuntungan atau profit dari key activities yang akan berjalan berdasarkan dari value proposition. Revenue stream ini akan membahas mengenai bagaimana sebuah perusahaan bisa mendapatkan keuntungan saat bisnis sudah dieksekusi. 

9. Cost Structure 

Bukan hanya untuk mendapatkan keuntungan saja, perusahaan juga harus mengeluarkan beberapa biaya untuk bisa menjalankan usaha dan juga mendapatkan keuntungan. Cost structure ini termasuk kepada jenis biaya yang nantinya akan dikeluarkan saat bisnis sudah berjalan dengan lancar.

Contoh biaya tersebut seperti, listrik, biaya sewa tempat, internet dan lainnya. Dengan pengaturan pengeluaran yang tepat dan akurat, bisnis bisa menjadi lebih efisien dan juga terhindar dari resiko kerugian nantinya. 

Manfaat Bisnis Model Canvas untuk Perusahaan 

Dengan melihat contoh bisnis model canvas, bisa dilihat jika blok-blok yang ada di bisnis model canvas ini mudah untuk digunakan dan juga dipahami. Selain itu, ada juga beberapa manfaat dari bisnis model canvas untuk perusahaan, seperti berikut ini. 

1. Mempersingkat penulisan perencanaan dalam bisnis

Dengan menggunakan metode konvensional, para pebisnis atau pengusaha diwajibkan untuk menulis panjang lebar tentang perencanaan bisnis yang akan dibuatnya. Namun, jika menggunakan bisnis model canvas, perusahaan hanya perlu untuk mengisi beberapa blok yang ada di atas. 

2. Mengurangi resiko kekeliruan saat menjalankan bisnis 

Dengan menggunakan bisnis model canvas ini perusahaan tidak akan mengalami kekeliruan karena dari 9 blok tersebut perusahaan hanya perlu memasukan poin-poin yang telah ditentukan saja. 

3. Meningkatkan fokus perusahaan

Model bisnis canvas ini akan memfokuskan bisnis pada elemen yang paling strategi dan juga yang bisa mempunyai dampak yang paling besar dalam hal mendorong pertumbuhan. 

Itulah pembahasan mengenai bisnis model canvas untuk kamu yang ingin memulai untuk berbisnis. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu.

Categories
informasi bisnis

Cara Membuat Bisnis Plan Sederhana

business plan

Saat kamu merasa serius untuk menjalankan suatu usaha, kamu tentu perlu menyusun sebuah rencana bisnis terlebih dahulu supaya alur usaha yang akan dijalankan lebih jelas dan tau bakal mengarah kemana. Memiliki rencana usaha yang jelas juga akan sangat membantu kamu beserta tim agar tetap fokus dalam satu titik.

Bentuk perencanaan tersebut dapat kamu buat dalam bentuk tulisan yang bagus dan rapi agar mudah dibaca dan dimengerti. Perencanaan ini sering dikenal dengan bisnis plan. Memiliki bisnis plan yang tersusun rapi tentu akan memperjelas visi dan misi suatu usaha agar bisa mencapai tujuan yang diinginkan sehingga pada proses kamu dan tim bisa terfokus akan target yang sudah dibuat.

Selain itu, adanya bisnis akan sangat berguna jika suatu saat kamu membutuhkan seorang investor yang akan menjalin kerjasama dengan perusahaan kamu dalam bentuk suntikan dana. Hal tersebut bisa bergantung dengan sebaik apa kamu dalam menyusun bisnis plan mulai dari visi misi perusahaan, prospek di masa depan hingga bagi hasil ketika usaha tersebut sudah berjalan dan memberikan keuntungan.

Lalu, seperti apa sih cara membuat bisnis plan yang benar? Sebetulnya membuat bisnis plan tidak sesusah yang banyak orang pikirkan. Bisnis plan pada dasarnya cuma terdiri dari beberapa aspek penting yang dapat kamu sesuaikan dengan jenis usaha kamu sendiri. Akan tetapi, agar bisa menyusun bisnis plan yang benar, kamu perlu mencantumkan beberapa hal seperti berikut ini :

1. Nama Bisnis Kamu

Pertama kali yang harus kamu cantumkan adalah nama bisnismu sendiri. Kamu juga dapat menjelaskan sedikit mengenai usaha kamu, latar belakang dari usaha tersebut, atau hal apapun yang dapat menjelaskan mengenai usaha kamu.

Misalnya, kamu mempunyai bisnis sepatu  yang kamu beri nama “Sepatu Gaul”. Kamu bisa menjelaskan tentang Sepatu Gaul, hal apa yang membuat kamu mendirikan usaha tersebut, dimana lokasi bisnis ini, dan sebesar apa usaha kamu sekarang. Kamu juga bisa menambahkan pencapaian yang sudah diraih oleh usaha kamu apabila ada.

2. Tujuan Perusahaan Kamu (Visi dan Misi)

Seluruh orang yang sengaja membangun usaha pasti mempunyai tujuannya masing-masing. Kamu bisa menulis secara spesifik mengenai visi misi usaha kamu . Kamu dapat memulai dengan menjelaskan visi usaha terlebih dahulu.

Visi merupakan tujuan utama yang ingin kamu raih melalui bisnis. Sedangkan misi merupakan bentuk upaya agar bisa mencapai visi dari perusahaan kamu.

3. Menganalisa Jasa atau Produk dari Bisnis Kamu

Pada bagian ini kamu mesti menjelaskan dengan rinci tentang jasa atau produk yang kamu tawarkan. Kamu juga perlu menjelaskan kapasitas produksi dalam satu bulan berapa banyak, serta strategi apa yang akan kamu lakukan agar memperoleh target produksi tersebut. Selain itu jelaskan juga keunggulan dari produk yang kamu miliki yang tidak ditemukan dari para kompetitor.

Contohnya : Sepatu Gaul mempunyai produk sepatu yang tersedia untuk pria dan wanita, kamu juga bisa menyertakan ukuran untuk anak kecil sampai dewasa. Tidak hanya itu, Sepatu Gaul juga turut menyediakan jenis sepatu untuk berbagai momen, mulai sepatu untuk formal, casual dan lain sebagainya.

Target produksinya, Sepatu Gaul dapat memproduksi sampai 80 sepatu dalam satu bulan. Sepatu Gaul memberdayakan pekerja lokal yang berada di kawasan bisnis tersebut agar bisa memproduksi sepatu sesuai target yang dipasang.

4. Target Pasar Bagi Bisnis Kamu

Untuk hal ini kamu wajib menjelaskan dan menerangkan secara detail tentang target pasar. Kamu bisa menjelaskan berapa usia target pasar yang bakal kamu bidik, dan asal mereka dari daerah mana, kemampuan belinya seberapa banyak, sampai bagaimana pola kehidupan dan kebiasaan mereka setiap hari.

Apabila pelanggan kamu kebanyakan yang dari pusat perbelanjaan, kamu juga perlu menjelaskan pusat perbelanjaan seperti apa. Apabila para pelanggan kamu dari jejaring internet, kamu juga menjelaskan dengan rinci jumlahnya berapa serta bagaimana pola kebiasaan customer tersebut dalam mengelola internet.

Selain itu, jangan lupa untuk selalu melakukan analisa serta memprediksi target pasar kamu setiap harinya, apabila target pasar kamu terus menunjukan peningkatan setiap bulannya, maka usaha kamu tergolong usaha yang begitu potensial agar bisa menarik hati para investor.

5. Strategi Pemasaran yang Kamu Gunakan

Jika kamu sudah menyusun analisa mengenai target pasar bisnis tersebut, kamu dapat mengambil sebuah keputusan tentang strategi marketing yang bakal kamu bangun untuk bisa memasarkan semua produk yang ada.

Contohnya dari menganalisa target pasar yang sudah dituliskan di atas, kamu mendapatkan data bahwa potensi pasar dari Sepatu Gaul ada di Facebook, berarti kamu perlu membuka sebuah toko online di Facebook serta memasarkan produk kamu disana.

Disini juga kamu perlu menjelaskan juga mengenai cara kamu dalam melakukan promosi yang dapat digunakan untuk menarik perhatian konsumen serta menyingkirkan para kompetitor bisnis kamu.

Visit: Aplikasi Catatan Keuangan Senyumku

Categories
informasi bisnis

Manfaat Asuransi Bisnis Bagi Pengusaha

Asuransi Bisnis

Tidak hanya kesehatan jiwa dan raga saja, sebuah bisnis juga membutuhkan sebuah perlindungan dari asuransi. Asuransi bisa diartikan sebagai upaya pengendalian suatu resiko dan dilakukan dengan cara mengalirkannya ke pihak lain, pihak tersebut adalah perusahaan yang memberi layanan asuransi.

Tujuan dari asuransi bisnis ini adalah agar bisa melindungi atau mengurangi kemungkinan resiko rugi finansial sebuah perusahaan yang bisa saja terjadi pada bisnis yang sedang kamu jalankan. Usaha apapun pasti memiliki resiko, entah itu resiko kecil atau besar selama bisnis itu terus bergerak.

Dengan memiliki asuransi untuk bisnis, maka kamu tidak perlu pusing lagi dengan ancaman terjadi kondisi terburuk seperti kerugian. Hal inilah yang menyebabkan asuransi bisnis dirasa perlu untuk dilakukan agar bisa melindungi aset dari ancaman kerugian. Agar bisa mengetahui tentang asuransi bisnis lebih dalam, simak ulasan dibawah ini mengenai manfaat asuransi bisnis yang akan kamu rasakan.

1. Dapat Melindungi Aset Usaha

Adanya asuransi diperuntukan untuk bisa melindungi aset bisnis. Dengan adanya asuransi bisnis ini, aset bisnis akan terjaga dan semua kerugian pada bisnis akan ditanggung sepenuhnya oleh pihak layanan asuransi. Jenis proteksi aset yang ada pada asuransi yakni kebakaran, pencurian, kecelakaan, bencana alam, dan seluruh resiko dan kerugian yang termasuk dalam proteksi dari layanan asuransi tersebut.

Meski kamu harus selalu membayar premi dengan rutin, namun dengan hadirnya perlindungan dari asuransi tentu dapat membantu kamu dalam menghindari seluruh resiko yang ada. Kamu pun juga tidak perlu khawatir dengan adanya kerugian ketika datangnya masalah di suatu saat nanti.

2. Mengganti Semua Kerugian

Resiko yang hadir dalam sebuah bisnis tentu akan melahirkan kerugian, entah itu kerugian dalam jumlah kecil ataupun besar. Adanya asuransi bisnis ini, semua kerugian suatu perusahaan akan langsung diambil alih oleh pihak penyedia layanan asuransi. Kamu pun akan tetap bisa melanjutkan usaha tanpa perlu memikirkan semua kerugian yang semuanya sudah dialihkan ke pihak asuransi tersebut.

Dengan begitu, arus keuangan pun masih akan stabil sebab terhindar dari resiko kerugian dari datangnya bencana tersebut. Walaupun resiko yang hadir bukan datang dari kecerobohan kamu, setiap bentuk kerugian entah itu disebabkan oleh ulah manusia maupun alam, mempunyai potensi kehancuran terhadap bisnis kamu. Apabila kerugian tidak begitu besar, tentu keuangan perusahaan tidak begitu terkena dampak.

Namun, pernahkah kamu berpikir bila kerugian yang muncul sangat besar? Pahitnya, perusahaan kamu akan mengalami kerugian dan kebangkrutan besar-besaran sebab arus keuangan sedang memiliki masalah serius. Kondisi seperti inilah yang membuat asuransi bisnis sangat dibutuhkan bagi perusahaan, apalagi perusahaan tersebut tergolong perusahaan besar.

3. Menjadi Lebih Percaya Diri Menjalankan Bisnis

Hadirnya asuransi bisnis pada perusahaan kamu, bisnis yang kamu jalankan telah mempunyai pondasi yang kuat, sehingga bisa diprediksi akan tetap stabil untuk waktu yang lama. Mengapa demikian? Sebab asuransi sendiri mempunyai manfaat yaitu sebagai proteksi terhadap bisnis dengan prosesnya mengalihkan resiko yang ada ke pihak asuransi.

Apabila tidak mempunyai asuransi bisnis tentu akan membuat kamu merasa kurang percaya diri untuk melakukan pergerakan sebagai upaya mengembangkan usaha kamu menjadi lebih besar. Tapi, dengan memiliki asuransi bisnis, kamu akan mempunyai kepercayaan diri yang tinggi supaya perusahaan tersebut dapat lebih besar dan terus berkembang.

Asuransi bisnis bakal melindungi seluruh aset usaha dari segala macam resiko yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu. Karena hal ini, kamu secara langsung menjadi seorang pengusaha yang jauh lebih berani dalam melakukan sesuatu sebab sudah tidak perlu lagi memikirkan hal lain kecuali mengembangkan bisnis menjadi lebih besar lagi.

4. Tersedia Jaminan Pengiriman

Hampir semua usaha memiliki kaitan dengan aktivitas pengiriman, entah itu bahan baku atau sebuah barang hasil dari produksi, Intensitasnya pun bisa lebih tinggi apabila usaha yang dijalankan bergerak pada sektor perdagangan. Adanya asuransi bisnis menjadi begitu penting untuk usaha jenis ini. Hal ini dikarenakan bisnis bidang perdagangan mempunyai ancaman resiko cukup tinggi, dan salah satu resiko terbesarnya adalah ketika proses transaksi pengiriman barang.

Manfaat asuransi bisnis berkaitan dengan perlindungan aset bisnis, dalam kondisi tersebut adalah barang yang sedang dikirim. Apa saja dapat terjadi ketika proses pengiriman sedang berlangsung. Lewat proteksi asuransi, semua tanggung jawab dialihkan ke pihak asuransi, entah itu hanya kerusakan atau bahkan terjadinya kehilangan barang.

Adanya asuransi bisnis begitu penting agar bisa melindungi semua aset dari ancaman kerugian yang berasal dar berbagai masalah. Sebagai seorang pebisnis, kamu dapat melihat dan memilih penggunaan asuransi yang mungkin diperlukan.

Apabila kamu merasa butuh, tentu tidak ada salahnya apabila menggunakan fasilitas asuransi supaya kedepannya kamu tidak perlu cemas memikirkan biaya untuk menutupi semua kerugian yang terjadi dan bisa timbul kapan saja. Oleh sebab itu, kamu bisa memastikan untuk mengalokasikan sebagian dana untuk memenuhi kebutuhan bayaran asuransi bisnis tersebut.