Buka Website Sendiri, atau Jualan lewat Marketplace?
Categories
informasi bisnis

Buka Website Sendiri, atau Jualan lewat Marketplace?

Disaat akan membuka sebuah bisnis online, tentunya kamu harus dapat menentukan platform apa saja yang akan kamu pakai atau gunakan untuk dapat menjual produk-produk yang akan kamu kembangkan. Banyak orang telah memilih platform dari marketplace untuk melakukan bisnis mereka dikarenakan kemudahaan dari penggunaan platform marketplace yang ada.

Namun, disisi lain juga tidak sedikit orang yang menyarankan untuk para pelaku usaha atau bisnis untuk mempunyai website sendiri untuk memasarkan produk mereka secara online dengan tujuan untuk dapat menunjukan profesionalitas akan usaha mereka.

Lalu, manakah platform yang lebih baik untuk digunakan dalam usaha atau bisnis online? Website sendiri ataukah jualan lewat marketplace? Berikut ini kekurangan dan kelebihan dari platform masing-masing yang dapat kamu jadikan sebagai bahan pertimbangan sebelum kamu mengambil sebuah keputusan.

Kekurangan :

Website sendiri

  • Membutuhkan modal

Salah satu dari banyaknya alasan yang digunakan oleh para pebisnis kenapa mereka memulai usaha online mereka melalui plaform marketplace dikarenakan kebutuhan modal yang tidak sedikit jika membuat website sendiri. Apalagi jika kamu bandingkan dengan berjualan di marketplace dimana kamu dapat menjual produkmu tanpa menggunakan modal. 

  • Pengelolaan dengan baik

Sama seperti mempunyai toko offline, jika kamu memiliki website sendiri, maka kamu harus dapat mengelolanya dengan baik. Mulai dari server yang kamu gunakan, sistem pembayarannya, kecepatan, hingga hal-hal teknis lainnya. 

  • Perlu menentukan strategi

Kamu perlu dan harus menerapkan beberapa strategi untuk dapat menjangkau para konsumen. kamu tidak dapat mendiamkan begitu saja platform websitemu sendiri. Jika kamu melakukan hal tersebut, maka websitemu tentu saja akan sulit untuk mendapatkan traffic.

Marketplace

  • Tingkat kompetisi yang tinggi

Salah satu dari banyaknya tantangan didalam memasarkan produkmu melalui platform marketplace adalah dari tingkat akan kompetisinya yang tinggi. Tentu saja akan ada banyak toko lain yang akan menjual produk mereka yang serupa dengan produk yang kamu jual yang dapat menyebabkan produkmu akan sulit untuk dapat kelihatan menonjol.

  • Tingkat akan awareness yang rendah

Kamu tentu saja akan sangat sulit untuk membangun awareness dari produk atau brand yang kamu jual. Hal ini dapat terjadi dikarenakan salah satunya adalah para pengunjung atau calon konsumen tidak bisa untuk melihat profil dari tokomu kecuali jika mereka mengklik gambar atau langsung mengunjungi tokomu.

  • Sulit menganalisis segmen pasar

Kamu akan lebih sulit jika ingin melakukan analisis terhadap segmen pasar dari jualanmu. Hal itu dikarenakan data pembeli dan pengunjung telah dimiliki oleh marketplace sepenuhnya.

Buka Website Sendiri, atau Jualan lewat Marketplace?

Kelebihan :

Website sendiri

  • Kontrol penuh

Kamu dapat melakukan control penuh jika kamu memiliki websitemu sendiri. Mulai dari navigasi, tampilan di katalog, hingga desain dapat kamu kontrol penuh. Kamu juga dapat memperbaharui websitemu secara berkala yang telah kamu sesuaikan dengan promo yang ada.

  • Bebas dalam melakukan branding

Kamu tentunya dapat membangun brand dan produkmu dengan lebih leluasa. Kamu dapat menyesuaikan semua tampilan di websitemu yang dapat kamu mulai dari tulisan, warna, dan lain sebagainya yang telah disesuaikan dengan persona atau citra yang ingin kamu ciptakan untuk usahamu.

  • Dapat mengakses informasi data konsumen

Jika dari marketplace kamu tidak dapat menarik data-data dari konsumen, berbeda dengan jika kamu memiliki websitemu sendiri. Kamu dapat mengakses seluruh data konsumen yang melakukan transaksi melalui websitemu. Dengan data-data tersebut, kamu dapat melakukan analisis dan dapat menciptakan strategi untuk memasarkan produkmu lebih baik.

  • Tidak bergantung dengan pihak lain

Kamu tidak akan bergantung dengan platform online lainnya. Kamu dapat menentukan semuanya sesuai dengan perilaku konsumen serta keperluanmu.

Marketplace

  • Mudah untuk memulai

Dengan menggunakan platform marketplace, kamu tidak akan memulai semua bisnismu dari awal seperti apa yang dilakukan jika kamu memiliki website sendiri. Didalam marketplace, semua template dan sistem telah tersedia dan langsung dapat kamu gunakan.

  • Tidak membutuhkan modal besar

Memulai berjualan di platform marketplace, tidak memerlukan modal besar. Kamu bahkan dapat memulainya secara gratis. Biasanya marketplace akan mulai mengenakan biaya penggunaan jasa mereka jika kamu memperbaharui lapakmu ke level yang premium.

  • Sudah mempunyai pasar

Seperti yang kita tahu bahwa selama ini platform marketplace adalah platform penjualan yang sudah terpercaya. Yang artinya disana telah mempunyai ribuan konsumen yang sudah terbiasa dan nyaman berbelanja melalui platform marketplace tersebut.

  • Banyak fitur dan program

Marketplace tentunya mempunyai program-program berkala yang dapat kamu ikuti. Selain program, marketplace juga telah memiliki berbagai macam fitur yang bisa kamu manfaatkan untuk membantu hingga jualanmu meningkat.

Website sendiri maupun marketplace tentunya mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Semuanya kembali kepada kebutuhan yang dapat kamu sesuaikan dengan usahamu.

Categories
informasi bisnis

Apa Tujuannya Membuat Laporan Keuangan?

Memiliki laporan keuangan yang rapi dalam berbisnis maupun keuangan pribadi merupakan hal yang sangat penting untuk ditanggapi dengan serius. keuangan yang rapi dalam perusahaan misalnya, akan membuat pengambilan keputusan dalam hal kecil maupun besar yang dapat menentukan perusahaan tersebut berkembang atau malah bisa terjadi kebangkrutan. maka dari itu dalam membangun suatu usaha atau perusahaan membutuhkan akuntan yang baik untuk mengelola keuangan dengan tepat.

 

Laporan keuangan pada dasarnya adalah kegiatan memberikan informasi berupa catatan keuangan dalam periode tertentu di suatu perusahaan, supaya perusahaan mendapatkan gambaran bagaimana kinerja perusahaan tersebut bekerja selama ini. Laporan keuangan ini juga sangat penting untuk perusahaan, karena setiap tahunnya pemerintah akan mengaudit perusahan-perusahaan yang terdaftar supaya dapat mengetahui berapa pajak yang harus dibayarkan perusahaan tersebut. 

Komponen Dalam Laporan Keuangan

Laporan keuangan juga bisa disebut laporan kinerja didalam suatu perusahaan dengan periode tertentu, dari data yang sudah dikumpulkan tersebut dapat mengetahui secara pasti dan detail kondisi keuangan perusahaan, supaya dapat terbaca laporan yang diberikan akuntan kepada manajemen maka laporan keuangan memiliki beberapa komponen, apa saja komponennya? simak uraiannya dibawah ini,

 

  1. Income Statement (Laba rugi)
    Komponen pertama dalam laporan keuangan yaitu laporan laba rugi yang dapat memberikan informasi bantuan kepada perusahaan mengetahui laba dan rugi. did dalam laporan ini juga memberikan informasi berupa pendapatan, pengeluaran dan juga beban pajak, lalu informasi tersebut dapat dijadikan untuk pertimbangan mengambil keputusan pihak manajemen.

  2. Balance Sheet (Laporan Neraca)
    Komponen selanjutnya menampilkan posisi laporan keuangan yang memberikan informasi aset,kewajiban, modal dan juga rincian menyeluruh tentang perkembangan perusahaan.

    Dengan memiliki informasi tentang laporan neraca bisa menggunakan rumus pasti akuntansi yaitu aset sama dengan kewajiban ditambah modal ( aset= kewajiban+modal).

  3. Cash Flow Statement
    Komponen selanjutnya adalah laporan arus kas yang ada di suatu perusahaan, laporan arus kas juga memiliki fungsi yang penting untuk mengetahui indikator prediksi kas yang akan periode mendatang. Arus kas dapat dilihat dari dari informasi aktivitas operasional dan kas pinjaman yang masuk, sedangkan informasi arus kas yang keluar dapat dilihat dari banyaknya investasi dan juga aktivitas pendanaan yang dikeluarkan oleh perusahaan. Laporan arus kas ini juga sama pentingnya dengan laporan laba rugi maupun neraca ketika menganalisis arus kas suatu perusahaan. selain itu jika tidak ada informasi arus kas akan membuat kesulitan melihat baik buruknya kinerja suatu perusahaan.

  4. Perubahan Modal
    Komponen selanjutnya adalah laporan perubahan modal yang ada di suatu perusahaan, dalam perjalannya laporan ini akan memberikan informasi untuk mengetahui berapa nominal perubahan modal dan penyebab perubahan modal tersebut. data yang dibutuhkan adalah modal awal, total laba rugi dan juga pengambilan dana dari beberapa periode yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Tujuan Laporan Keuangan

Laporan keuangan memiliki tujuan utama yaitu memberikan informasi yang akurat dan tepat ketika dalam mengambil keputusan ekonomi. Laporan keuangan juga merupakan bagian terpenting dalam mengembangkan valuasi saham, selain itu dibawah ini akan diberikan contoh beberapa tujuan laporan keuangan secara umum,

 

  1. Memberikan Informasi Kekayaan Perusahaan yang bersumber dari aktivitas usaha dalam mencari keuntungan atau laba, hal ini mencakup beberapa aktivitas seperti gambaran jumlah dividen, menunjukan kemampuan perusahaan dalam membayar semua kewajiban kepada seperti karyawan, suplier, pajak pemerintahan. selain itu juga menunjukan peningkatan dan perkembangan perusahaan dalam meraih laba jangka panjang.

  2. Memberikan informasi yang mencakup keuangan, kinerja tim internal perusahaan yang sangat bermanfaat bagi sejumlah besar jajaran manajemen untuk mengambil pertimbangan dalam hal ekonomi.

  3. Memberikan informasi tentang laporan keuangan yang menunjukan kinerja manajemen selama beberapa periode dan juga menunjukan informasi sumber daya yang sudah dilakukan selama ini kepada pemilik perusahaan.

  4. Memberikan informasi tentang pengadaan sumber daya yang dibutuhkan oleh perusahaan supaya dapat membentuk organisasi yang rapi dan juga dapat membantu perusahaan untuk mencapai tujuan, visi dan misi.

  5. Memberikan informasi kepada pemilik perusahaan dan manajemen nilai aset yang yang sudah dicapai selama berkembangnya perusahaan dengan menunjukan detail dari laba-rugi dan juga dividen dari usaha atau investasi di luar maupun didalam perusahaan tersebut.

  6. Memberikan informasi kepada kreditur untuk bisa mendapatkan evaluasi dari bagian arus kas yang sudah dilakukan oleh manajemen perusahaan tersebut, selain itu informasi tersebut juga bisa untuk mengatur keuangan yang bisa mencukupi pembayaran pinjaman. Kreditur pada dasarnya tidak bisa sembarangan untuk memberikan pinjaman kepada perusahaan jika tidak memiliki laporan keuangan dari perusahaan yang meminta pinjaman.

 

Jadi itulah tujuan membuat laporan keuangan perusahaan yang dapat memberikan informasi kepada pemilik perusahaan dan juga manajemen supaya menjadi bahan pertimbangan kedepannya untuk meraih tujuan bersama yaitu berkembang secara ekonomi.

pinjaman modal usaha
Categories
informasi bisnis serba serbi tips bisnis

Apa itu Pinjaman Modal Usaha dan Bagaimana Cara Mendapatkannya?

Memulai bisnis bukanlah hal mudah. Selama proses pengembangan butuh banyak persiapan dan perencanaan guna mengantisipasi masalah yang mungkin timbul di masa depan. Salah satu persiapan yang wajib dipikirkan jauh-jauh hari adalah modal. Bagi orang yang sudah mapan, modal bukanlah masalah utama yang dihadapi karena mereka telah memiliki tabungan untuk usaha.

Namun berbeda halnya dengan orang-orang yang memulai usaha dengan dana terbatas, meminjam modal usaha mungkin menjadi jalan keluar terbaik. Untungnya saat ini baik pemerintah maupun perusahaan swasta telah memberikan dukungan kepada para pebisnis yang ingin mengembangkan usahanya.

Pengertian Pinjaman Modal Usaha dan Jenis-jenisnya

Pinjaman modal usaha merupakan sekumpulan dana yang diberikan oleh lembaga keuangan dan sejenisnya kepada debitur (dalam hal ini pebisnis) yang ingin mengembangkan usaha. Pinjaman tersebut harus dikembalikan beserta bunga yang disepakati sesuai dengan tanggal jatuh tempo. Pihak peminjam menawarkan berbagai jenis produk pinjaman yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan membayar. Adapun jenis pinjaman modal usaha yang dimaksud sebagai berikut:

Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Produk pinjaman ini dicanangkan pemerintah untuk membantu para pemilik UMKM di Indonesia. KUR memberikan pinjaman modal usaha yang bergerak di sektor jasa keuangan simpan pinjam, kehutanan, perindustrian, perikanan dan kelautan, serta pertanian. Beberapa bank BUMN yang menyalurkan program ini adalah Bank Mandiri, Bank BRI, Bank Syariah Mandiri, Bank Bukopin, Bank BTN, dan Bank BNI Syariah. KUR menawarkan pinjaman sampai 500 juta rupiah dengan bunga cicilan pertahun 7% atau sekitar 0,58% per bulan yang harus dilunasi dalam jangka waktu 72 bulan (6 tahun).

Kredit Tanpa Agunan (KTA)

KTA menjadi salah satu jenis pinjaman yang sering digunakan oleh pelaku usaha, terutama UMKM karena menawarkan pinjaman dengan syarat mudah tanpa harus menggadaikan aset (agunan). Melalui produk ini, para pebisnis dapat mengajukan pinjaman dana hingga 300 juta rupiah dengan bunga per bulan kurang dari satu persen.

Namun sebelum itu, pihak lembaga keuangan kan terlebih dahulu mengecek kemampuan peminjam sesuai dengan syarat yang sudah ditetapkan. Terkait jangka waktu pinjaman diberikan hingga 60 bulan (5 tahun). Anda bisa melengkapi dokumen syarats eperti KTP, rekening koran, SIUP, NPWP, dan kartu kredit. Meskipun persyaratannya terlihat mudah, tak berarti pengajuan Anda pasti disetujui. Karena masih ada syarat BI checking yang dilakukan pihak kreditur untuk memastikan bahwa nasabah terkait tidak memiliki riwayat tunggakan dari pinjaman sebelumnya.

Kredit Modal Kerja

Kredit ini diberikan dengan tujuan pengembangan usaha yang lebih besar. Hanya bisa diajukan oleh usaha yang telah berjalan minimal setahun. Kredit Modal Kerja termasuk jenis pinjaman modal usaha jangka pendek, dengan nilai pencairan maksimal 70% dari jaminan usaha itu sendiri. Waktu pelunasan debitur hanya 12 bulan (1 tahun), terhitung sejak pinjaman modal disetujui. Menariknya pinjaman ini dapat ditarik kapan saja, berulang kali selama tidak lebih dari limit yang diberikan. Untuk dokumen-dokumen syarat, para calon debitur harus membawa kartu identitas, kartu keluarga, keterangan penghasilan, buku tabungan, dan bukti mempunyai cicilan dan tanggungan.

Kredit Investasi

Jenis pinjaman ini dikhususkan untuk berbagai keperluan usaha seperti penambahan atau perluasan pabrik baru, pengadaan bahan baku dan mesin, membangun proyek baru, membeli bangunan dan tanah untuk usaha baru, dan lain-lain. Kredit investasi dapat dilunasi dengan uang hasil usaha baru. Untuk jumlah modal yang diberikan setiap lembaga keuangan berbeda-beda, menyesuaikan kebijakan masing-masing. Namun pihak kreditur bisa memberikan pinjaman modal usaha paling besar 40 milyar rupiah dengan lama pelunasan 15 tahun. Untuk bunga cicilan per tahunnya sekitar 10 persen. Pihak calon debitur yang ingin mengajukan kredit investasi wajib menyerahkan NPWP, kartu identitas, rekening tabungan, akta pendirian usaha, serta SIUP.

Kredit Online

Salah satu pinjaman yang marak digunakan saat ini, terutama dari generasi milenial. Kredit online merupakan fasilitas pinjaman yang diberikan oleh lembaga keuangan yang beroperasi melalui aplikasi atau website. Biasa dikenal dengan sebutan fintech (financial technology). Jika ingin mengajukan kredit online, para debitur hanya perlu menyiapkan sejumlah dokumen seperti KK, NPWP, KTP, dan slip gaji karyawan, menyesuaikan kebutuhan pihak kreditur. Karena dana yang dipinjamkan tidak terlalu besar, jadi lebih cocok untuk orang-orang yang ingin membuka usaha kecil-kecilan.

Cara Memperoleh Pinjaman Modal Usaha

Berikut cara mendapatkan modal usaha untuk bisnis yang bisa Anda terapkan di tahun 2022.

  • Menggadaikan aset pribadi untuk mendapatkan modal berupa uang tunai.
  • Modal pinjaman dari bank.
  • Mengajukan pinjaman ke layanan pinjol (pinjaman online) atau peer to peer lending.
  • Mendapatkan modal dari koperasi
  • Modal usaha dari pemerintah

Kini sudah banyak sekali lembaga keuangan yang menawarkan pinjaman untuk para pebisnis, mulai dari bank konvensional hingga perusahaan fintech (financial technology). Silahkan dimanfaatkan sebaik mungkin demi kemajuan bisnis Anda.

Categories
informasi bisnis serba serbi tips bisnis

Bagaimana Cara Menjaga Cashflow Bisnis di Tengah Pandemi?

Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung selama hampir 2 tahun ini sepertinya masih akan berlangsung. Dampak yang ada sekarang pun terus menggempur para pebisnis di Indonesia. Agar tidak mendapatkan dampak terlalu besar secara bertubi-tubi, maka perusahaan pun harus menjaga cashflow dengan baik. Lalu bagaimana cara untuk menjaganya? Yuk, simak pembahasannya berikut ini. 

Mengenal Cashflow dalam Perusahaan

Sebelum membahas bagaimana cara mempertahankan cashflow, lebih baik Anda mengenal terlebih dahulu tentang istilah ini. Cashflow dikenal sebagai arus kas dalam sebuah perusahaan. Dimana kas seperti yang Anda tahu adalah sebuah catatan pengeluaran dan pemasukan keuangan dalam sebuah perusahaan.  

Tanpa adanya cashflow jelas perusahaan akan sangat kesulitan untuk tetap bisa hidup. Karena bisa diibaratkan sebagai pembuluh darah utama. Sehingga ketika tidak dijaga dengan baik sudah pasti akan merusak perusahaan. Terlebih disaat pandemi seperti sekarang ini yang harus diperketat agar bisnis dapat melewati situasi sulit. 

Tips Menjaga Cashflow di Tengah Pandemi 

Setelah melihat betapa pentingnya mengatur dan menjaga cashflow, maka Anda juga harus paham bagaimana tips agar arus kas ini tetap terjaga di tengah gempuran pandemi seperti sekarang ini. Berikut ini adalah tipsnya: 

1. Teliti melakukan perhitungan biaya produksi dan pengeluaran lainnya 

Di kondisi pandemi seperti sekarang ini, Anda tidak bisa bertindak teledor. Apalagi dengan situasi yang tidak menentu. Maka daripada itu agar cashflow tetap terjaga dengan baik, Anda harus teliti melakukan perhitungan berapa biaya produksi serta pengeluaran lainnya. Hal ini harus Anda lakukan agar tidak terjadi kesalahan yang menyebabkan kerugian. 

Karena kerugian sekecil apapun bisa menjadi hal besar. Apalagi ketika pandemi masih belum dapat dipastikan akan berakhir. Jadi, pastikan bahwa Anda sudah benar-benar mencatat pengeluaran dalam belanja kebutuhan perusahaan. 

2. Terapkan teknik bundling 

Pernahkah Anda mendengar tentang teknik atau strategi bundling? Strategi yang satu ini adalah sebuah teknik dimana Anda menjual satu produk dan diberikan bonus produk yang sama atau berbeda. Semisalnya satu produk mempunyai harga sekitar 20 ribu rupiah, tapi dengan teknik bundling Anda bisa menjual 2 produk dengan harga 27 ribu rupiah. 

Teknik ini sering kali membantu untuk meningkatkan aliran pendapatan dengan lebih cepat sehingga cashflow pun akan tetap stabil. Tapi, perlu Anda ingat dalam melakukan strategi ini harus memperhatikan jenis produk yang akan di bundling. Anda harus tetap memikirkan menjual barang yang menarik untuk konsumen. 

3. Coba pasang harga tinggi 

Mungkin Anda bingung akan tips yang satu ini, tapi kenyataannya cashflow akan sangat terbantu sekali. Ketika Anda membuka harga yang agak lebih tinggi, maka customer bisa menawar dengan harga yang tidak terlalu jauh. Sehingga, Anda masih bisa mendapatkan keuntungan yang diperlukan. 

Tapi, dalam menaikan harga tentu saja Anda tidak bisa seenaknya saja. Harus juga bisa lihat harga yang dipasang kompetitor agar pelanggan masih tertarik dengan produk yang dijual. Apabila Anda ingin menjual dengan harga tinggi tanpa ditawar, maka bisa memberikan beberapa bonus yang sekiranya bisa menarik perhatian. 

4. Follow up pembeli 

Bila Anda menerapkan jumlah transaksi dalam bisnis, maka follow up kembali pembeli adalah cara tepat untuk bisa menjaga cashflow. Pembelian berulang bisa jadi fokus Anda agar perusahaan tetap mendapatkan untung. Lakukan penawaran yang menarik agar pelanggan tidak segan untuk kembali membeli produk Anda. 

5. Tekan pengeluaran tidak perlu 

Poin yang satu ini sendiri sangatlah penting. Anda harus mengeliminasi pengeluaran yang sekiranya tidak perlu. Hal ini sangatlah membantu agar cashflow tetap terjaga dengan baik dan tetap sehat. Terlebih jika perusahaan sudah mempunyai inventaris yang cukup, jangan sampai memaksakan untuk membeli inventaris baru yang tidak perlu. 

6. Masuk ke penjualan online 

Karena di masa pandemi seperti sekarang ini banyak orang yang lebih memilih untuk berbelanja online, tidak ada salahnya Anda pun pindah dari offline ke online. Hal ini akan sangat mendukung penjualan agar terus meningkat sehingga cashflow pun akan stabil. 

Gunakan beberapa platform e-commerce atau market place yang sudah ada. Pahami fitur setiap platform agar Anda bisa menggunakan platform ini secara maksimal. Sehingga nantinya Anda bisa memberikan pelayanan terbaik dan membuat penjualan semakin baik walau sedang dihempas pandemi. 

Itulah beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar cashflow selalu terjaga di tengah pandemi seperti sekarang ini. Kondisi saat ini memang sangatlah sulit, tapi Anda lebih baik tidak menyerah. Meski tidak tahu kapan akan berakhir, tapi semakin hari situasi sudah semakin membaik. Teruslah Anda berusaha dan bertahan hingga pandemi usai. Semoga tips ini bisa memberikan manfaat untuk Anda yang masih ingin bertahan di tengah gempuran pandemi Covid-19. 

ide usaha dari sampah
Categories
informasi bisnis tips bisnis

Pilihan Ide Usaha yang Bisa Dimulai dari Sampah Rumah Tangga

Menjalankan usaha sambil tetap menjaga lingkungan bisa dilakukan siapa saja. Apalagi bisa dimulai dari sampah rumah tangga, tentu Anda telah menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan. Kita semua tahu bahwa dampak dari pemanasan global sudah kita alami sejak lama. Bukan lagi hal yang baru seperti perubahan cuaca dan iklim yang tak menentu hingga munculnya berbagai penyakit berbahaya bagi manusia yang disebabkan oleh sampah rumah tangga salah satunya.

Mengelola sampah rumah tangga bukan hanya sekedar bentuk kepedulian terhadap lingkungan lho, tapi juga bisa menjadi sumber pemasukan tambahan bagi orang-orang yang menekuninya. Mulai dari sampah plastik hingga anorganik tidak hanya berakhir di tempat pembuangan sampah, tapi bisa didaur ulang menjadi produk bernilai jual tinggi.

Selain itu, ada beberapa kelebihan dari bisnis ramah lingkungan. Salah satunya adalah minim modal, Anda hanya perlu mengasah kreatifitas untuk mendapatkan pangsa pasar yang cukup luas. Ingin memulai usaha dari sampah rumah tangga? Simak pilihan ide menarik berikut ini.

  1. Menjual Pupuk Kompos

Anda dapat memanfaatkan limbah dari produksi sampah rumah tangga menjadi untung yang berlimpah. Caranya mudah kok, Anda bisa mengolah sampah tersebut menjadi pupuk kompos yang ditawarkan kepada petani. Selain menyuplai pupuk, kamu juga dapat memanfaatkannya untuk lingkungan rumah dan sekitar.

  1. Keranjang Belanja

Dengan bermodalkan bungkusan plastik bekas, Anda dapat membuat tas belanja yang bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.  Bahan-bahan yang dibutuhkan bisa disesuaikan dengan ukuran tas belanja yang dibuat. Hanya saja perlu mengumpulkan sampah plastik yang serupa. Misalnya ingin membuat tas belanja dengan motif bungkusan dari makanan instan atau kopi. Selain itu, siapkan juga benang, jarum, kain furing atau polos, gunting, dan penggaris yang dibutuhkan dalam proses pembuatannya.

  1. Vas Bunga      

Ide usaha vas bunga bisa dibuat dengan plastik bekas sekaligus dijadikan contoh dalam rangka mengurangi dampak plastik pada lingkungan. Anda bisa membuatnya dari botol bekas air mineral. Untuk mempercantiknya, coba tambahkan beberapa hiasan seperti warna-warna netral atau pastel yang banyak disukai perempuan. Anda juga bisa menambahkan sentuhan gambar lucu atau gliter agar vas bunga terkesan lebih unik. Untuk bahan-bahan yang diperlukan tidak banyak, mulai dari botol bekas air minum size besar, lem, gunting, glitter, tali gantungan untuk membuat bas gantung, dan juga cat.

  1. Aksesori Barang Bekas

Barang bekas atau sampah rumah tangga seperti batok kelapa, sisa kain perca, potongan kayu, sampah plastik dan lain-lain yang diolah dengan baik dapat mendulang rupiah lo. Anda bisa mengkreasikannya menjadi aksesoris yang bisa dipakai seperti tas, kalung, gantungan kunci, dan sebagainya dengan bermodalkan kreativitas saja. Tertarik untuk mencobanya?

  1. Hiasan Rumah

Botol dan sendok plastik berukuran kecil dan sedang juga bisa dimanfaatkan menjadi hiasan rumah. Supaya lebih menarik, tambahkan warna dengan cat air maka hiasan ini dapat dijual. Anda bisa memajangnya dimana saja dengan bebas agar bisa dilihat orang-orang sekitar. Kesempatan ini bisa digunakan sebagai kegiatan promosi ke tetangga sekitar.

  1. Celengan Lucu

Ide bisnis kerajinan celengan lucu bisa dibuat dari bekas plastik. Anda hanya perlu mengumpulkan botol bekas, glitter, lem, kertas warna warni, gunting, dan cat semprot untuk pewarnaan celengan. Silahkan cari referensi mengenai bentuk yang akan dibuat agar semakin beragam kreasinya. Anda bisa membuat celengan yang menarik bila kaya akan imajinasi. Produksi celengan bisa menyasar pasar luas, mulia dari anak-anak hingga orang dewasa.

  1. Furniture Daur Ulang

Selain aksesori, barang bekas juga bisa disulap jadi furnitur bernilai jual tinggi. Anda bisa mengkreasikan sampah kayu menjadi interior desain atau perkakas rumah yang menarik. Pahami cara memotong hingga membentuk kayu bekas mulai dari karakteristik hingga membentuknya menjadi furniture utuh yang cantik. Supaya produk daur ulang ini bisa bersaing di pasar, Anda dapat menggali inspirasi dari mengikuti perkembangan tren di dalam dan di luar negeri.

Tips Supaya Usaha Daur Ulang Sampah Sukses

Bisnis daur ulang sampah rumah tangga kerap diremehkan orang-orang, padahal mereka tidak tahu bahwa omsetnya cukup besar. Daur ulang sampah adalah sebuah cara untuk mengelola sampah atau barang bekas agar dapat digunakan kembali. Bisa dijadikan bisnis menjanjikan yang minim resiko dan mudah diterapkan. Berikut tips memulai usaha dari sampah rumah tangga agar sukses:

  • Siapkan cukup modal untuk menunjang kelancaran bisnis kedepannya
  • Punya tempat menyimpan limbah yang akan diolah.
  • Pelajari dan pahami berbagai metode daur ulang sampah rumah tangga, baik organik maupun anorganik.
  • Mencari koneksi pengepul sampah dan pembeli biji plastik untuk dijadikan mitra usaha.
  • Itulah beberapa pilihan ide usaha yang bisa dimulai dari sampah rumah tangga. Sudah siap menguji kreatifitas Anda? Semoga berhasil ya.
Categories
informasi bisnis

Produk Pinjaman di Pegadaian

Ketika Anda mencari pinjaman, sudah pasti yang terpikirkan adalah mengajukan ke bank atau pinjaman online. Tapi, selain di kedua tempat tersebut, Anda pun bisa mengajukan pinjaman ke Pegadaian. Tidak banyak yang mengetahui, bahwa Pegadaian mempunyai beberapa produk pinjaman yang bisa dipilih oleh masyarakat. Dalam artikel ini akan dibahas lebih jauh tentang produk pinjaman yang ada di Pegadaian. 

Pilihan Produk Pinjaman di Pegadaian

Pegadaian yang sudah berdiri semenjak tahun 1901 ini telah membantu banyak masyarakat Indonesia dalam masalah pendanaan. Hingga saat ini sendiri, Pegadaian pun terus memberikan sumbangsihnya agar masyarakat bisa mendapatkan pinjaman yang lebih aman dan juga sesuai dengan aturan. Berikut ini adalah beberapa produk pinjaman dari Pegadaian: 

KCA 

Produk pertama yang ditawarkan adalah KCA atau Kredit Cepat dan Aman, di mana kredit ini bisa dijadikan pinjaman produktif ataupun konsumtif. KCA menjamin bahwa nasabah akan mendapatkan pinjaman dengan cepat, mudah dan aman. 

Untuk mengajukan pinjaman ini sendiri, nasabah hanya perlu membawa jaminan seperti perhiasan dari emas atau emas batangan, surat berharga, laptop, mobil, motor, handphone dan lain sebagainya. Adapun beberapa keunggulan dari produk KCA ini, berikut ini adalah keunggulan:

  1. Anda dapat menemukan produk pinjaman ini di 4.400 lebih cabang Pegadaian di seluruh Indonesia. 
  2. Nasabah tidak membutuhkan prosedur yang lama, di mana hanya perlu membawa agunan yang masuk dalam syaratnya. 
  3. Waktu pencairan tidak membutuhkan waktu lama, hanya sekitar 15 menit dan pinjaman pun akan cair. 
  4. Nominal pinjaman dari 50 ribu rupiah hingga 500 juta rupiah, bergantung dari jaminan apa yang Anda bawa. Maksimal pinjaman yang bisa diberikan kepada nasabah adalah sebanyak 5 milyar rupiah. 
  5. Jangka waktu pinjaman maksimal hanya 120 hari atau 4 bulan saja. Akan tetapi, nasabah bisa memperpanjang masa tenor ini dengan hanya memberikan modalnya saja. 
  6. Pelunasan dapat dilakukan kapan saja tanpa adanya batasan waktu. 

Krasida 

Pinjaman selanjutnya yang ada di Pegadaian adalah Krasida atau Kredit Angsuran dengan Sistem Gadai. Pinjaman yang satu ini diperuntukan bagi pelaku UMKM dengan tujuan agar bisa mengembangkan usahanya agar lebih besar. Nasabah dapat akan mendapatkan pinjaman dalam bentuk uang tunai dengan sistem gadai, tapi dapat membayar dengan cara kredit. Adapun beberapa keunggulannya seperti berikut ini: 

  1. Proses pinjaman ini sangatlah mudah dan proses pencairan paling lama adalah 1 minggu. 
  2. Agunan yang perlu untuk Anda bawa adalah seperti emas batangan atau kendaraan bermotor, semisalnya mobil. 
  3. Besaran pinjaman yang dapat diperoleh adalah dari 1 juta rupiah hingga 250 juta rupiah, dengan maksimal pinjaman adalah 5 milyar rupiah. 
  4. Jangka waktu dimulai dari 6 bulan hingga 36 bulan. 
  5. Anda dapat mengajukan pinjaman ini di seluruh cabang Pegadaian. 

Kreasi 

Kreasi atau Kredit Angsuran Sistem Fidusia yang dikhususkan bagi para pelaku UKM di seluruh Indonesia. Sistem Fidusia sendiri adalah sistem pinjaman yang hanya membutuhkan BPKB kendaraan bermotor. Sehingga kendaraan masih dapat digunakan untuk mendukung usaha yang dijalankan. Berikut ini adalah keuntungan dari produk pinjaman Kreasi ini: 

  1. Hanya membutuhkan BPKB kendaraan untuk menjadi jaminan. 
  2. Jumlah pinjaman yang bisa didapatkan adalah dari 1 juta hingga 200 juta rupiah dan maksimal pinjaman adalah 400 juta rupiah. 
  3. Jangka waktu pinjaman dari 12 bulan hingga 36 bulan dan nasabah pun dapat memilih sendiri. 
  4. Maksimal waktu pencairan adalah 3 hari. 

KCA Prima 

Bagi Anda yang ingin meminjam tanpa dikenakan bunga, maka KCA Prima adalah produk yang tepat untuk Anda. Produk pinjaman yang satu ini sendiri bisa dikatakan yang paling banyak digunakan oleh nasabah. Berikut ini adalah beberapa keunggulan dari pinjaman ini: 

  1. Bunga yang diterapkan adalah 0%. 
  2. Pinjaman di mulai dari 50 ribu rupiah hingga 500 ribu rupiah. 
  3. Anda hanya perlu membawa jaminan seperti perhiasan emas, laptop, mobil, ponsel, kamera, radio dan lain sebagainya. 
  4. Jangka pinjaman terbilang pendek yaitu dari 1 sampai 60 hari. 

Kreasi Fleksi 

Jenis produk dari Pegadaian yang selanjutnya adalah Kreasi Fleksi, di mana lebih diarahkan untuk para petani dan non petani. Adapun beberapa keunggulan yang dapat diterima oleh nasabah dari Kreasi Fleksi ini: 

  1. Jaminan yang diserahkan bisa kendaraan bermotor, perhiasan emas ataupun alat produksi. 
  2. Jumlah besaran pinjaman yang akan diberikan dari 1 juta rupiah hingga 400 juta rupiah.
  3. Jangka waktu terbilang panjang dari 3 bulan sampai 36 bulan.
  4. Dapat mengajukan pinjaman di cabang Pegadaian di seluruh Indonesia. 

Itu adalah beberapa produk pinjaman andalan dari Pegadaian. Untuk syarat pengajuannya pun tidaklah sulit, di mana yang terpenting adalah KTP dan KK. Pegadaian pun sering memberikan diskon bagi para nasabah yang meminjam.

Categories
informasi bisnis

Yang Termasuk Utang Jangka Pendek

Utang jangka pendek terkadang menjadi salah satu kebijakan yang diambil sebuah perusahaan untuk menambah pendanaan agar seluruh operasional bisa berjalan dengan lancar. Tentu utang jangka pendek ini sendiri terbilang beresiko sangat tinggi, karena jika tidak bisa membayarnya akan menyebabkan likuiditas perusahaan semakin turun. 

Dari penjelasan tersebut, sebenarnya apa itu utang jangka pendek dan apa saja yang termasuk di dalamnya? Simak penjelasannya berikut ini. 

Pengertian dan Ciri-ciri Utang Jangka Pendek 

Pengertian dari utang jangka pendek adalah pinjaman yang diajukan sebagai dana darurat dan wajib dibayarkan dengan jangka waktu maksimal satu tahun. Dalam ilmu ekonomi, utang jangka pendek ini disebut dengan liabilitas lancar. Pada dunia bisnis sendiri, dana yang satu ini terbilang sangat biasa dilakukan oleh perusahaan kecil hingga besar. 

Dalam pelunasan utang jangka pendek ini, perusahaan harus melakukan perhitungan terhadap aset perusahaan. Apabila perusahaan tidak dapat melunasi hutang ini, maka akan diambil kebijakan dengan memotong keuntungan dari para investor. 

Adapun ciri-ciri dari utang jangka pendek ini, berikut ini adalah ciri-cirinya: 

  1. Adanya sebuah pinjaman dana yang harus segera dibayarkan dan disertai dengan sebuah perjanjian antara kedua belah pihak sebelumnya. 
  2. Adanya sebuah nominal atau jumlah dana yang wajib dibayarkan. 

Utang jangka pendek ini sendiri memang memerlukan banyak pertimbangan, terlebih masa pembayaran yang pendek serta biasanya bersifat sangat darurat. Sehingga perlu sekali dilakukan perhitungan terlebih dahulu agar kerugian tidak semakin besar. 

Jenis Utang Jangka Pendek 

Utang jangka pendek sendiri dibagi menjadi beberapa jenis. Di mana setiap jenisnya akan memberikan jumlah hutang yang berbeda-beda. Berikut ini adalah jenis dari utang pendek: 

  • Utang dagang dan utang wesel 

Utang dagang adalah jenis utang yang harus dibayar dalam waktu yang singkat, di mana biasanya utang ini berupa kredit untuk barang atau jasa. Utang dagang sendiri tidak akan dicatat pada saat pengiriman, tapi utang akan dicatat ketika jasa atau barang sudah berpindah kepemilikan. Adapun syarat pencatatan yang diharuskan. 

Sedangkan utang wesel adalah surat dari pembayaran yang bisa diuangkan, di mana biasanya akan menjadi sebuah jaminan akan pinjaman. Cara yang satu ini sendiri biasanya digunakan oleh pengusaha secara tertulis untuk membeli sebuah jasa atau barang, tapi utang wesel ini tidak akan dicantumkan dalam bagian dari pinjaman. 

  • Utang dividen 

Jenis utang jangka pendek selanjutnya adalah utang dividen. Dividen sendiri adalah keuntungan yang diberikan dari perusahaan secara khusus ke para investor yang telah menanamkan dana. Pembayaran keuntungan ini sendiri tidak harus dalam bentuk aset atau cash saja, tapi juga dalam bentuk saham. 

Dividen masuk ke dalam utang, karena perusahaan harus membayarkan keuntungan tersebut dalam jangka waktu maksimal satu tahun. Utang ini harus wajib dibayarkan dalam waktu yang sudah ditentukan dan bayarannya dapat berupa saham. 

  • Pendapatan yang didapatkan di muka 

Untuk utang yang satu ini adalah pendapatan yang diberikan terlebih dahulu, di mana sebelumnya sudah dilakukan perhitungan terhadap seluruh harga produk atau jasa. Untuk lebih mudahnya adalah pemilik usaha sudah mendapatkan pembayaran sebelum produk atau jasa tersebut sampai kepada konsumen. Untuk contoh yang paling mudah adalah langganan koran atau majalah perbulan. 

  • Utang biaya

Utang jangka pendek yang selanjutnya adalah hutang biaya yang harus dibayarkan oleh perusahaan dan masuk dalam beban. Utang ini sendiri biasanya harus dibayarkan kurang dari setahun, di mana utang ini sudah masuk dalam biaya pada perusahaan tapi belum dibayarkan. Contoh dari utang biaya ini adalah seperti gaji karyawan, komisi, pembayaran listrik, telepon, air dan lain sebagainya. 

  • Utang pajak 

Sering disebut sebagai utang dana pihak ketiga, utang yang satu ini melingkupi pembayaran pajak yang dilakukan oleh karyawan dengan cara memotong gaji. Pembayaran inilah yang masuk dalam utang dana pihak ketiga. Tidak hanya pajak saja, tapi juga beberapa biaya lain yang masuk seperti pembayaran asuransi ataupun kegiatan pembayaran lain yang diperlukan. 

  • Utang jangka panjang yang telah jatuh tempo 

Selanjutnya adalah utang jangka panjang yang sudah jatuh tempo. Utang jangka panjang yang dimaksud adalah seperti obligasi atau jenis lainnya, di mana pembayarannya kurang dari setahun maka masuk ke dalam hutang jangka pendek. Jadi utang jangka panjang apapun yang harus dibayarkan kurang dari satu tahun akan masuk ke dalam utang jangka pendek. 

Dari penjelasan seluruhnya, maka dapat disimpulkan bahwa utang jangka pendek merupakan dana yang harus dikembalikan dalam waktu kurang dari setahun. Di mana ini utang ini harus segera dibayarkan dan apabila perusahaan atau pihak peminjam tidak dapat mengembalikan, maka akan dibuat sebuah kebijakan yang harus segera diambil. 

Categories
informasi bisnis

Apa Itu Kredit Usaha Rakyat

Sebagian dari Anda pasti sudah pernah mendengar tentang kredit usaha rakyat atau KUR. Di mana kredit yang satu ini memiliki pengertian dan tujuan sendiri. Kredit ini ditujukan untuk para pengusaha mikro dan membutuhkan dana. Tapi, sebenarnya apa itu Kredit Usaha Rakyat? Apa saja tujuannya serta bagaimana cara mengajukannya? Ikuti terus ulasannya di bawah ini. 

Pengertian Kredit Usaha Rakyat 

Kredit Usaha Rakyat atau KUR merupakan program milik pemerintah dalam meningkatkan pembiayaan bagi UMKM atau Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang mana program KUR ini disalurkan oleh lembaga-lembaga keuangan dengan cara atau pola penjaminan. Program KUR ini dimaksudkan agar dapat memperkuat permodalan usaha dalam melaksanakan kebijakan mempercepat pengembangan UMKM dan sektor riil.

Pembiayaan tersebut berasal dari dana milik perbankan atau lembaga keuangan penyalur KUR, dana tersebut merupakan dana modal kerja, juga investasi yang akan disalurkan untuk para pelaku UMKM baik perseorangan, maupun Badan usaha yang layak dan memiliki badan usaha namun tidak memiliki agunan.

Tujuan dari Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Setiap program yang dibuat tentu memiliki tujuan, begitu pula dengan program KUR ini. Tujuan dibuatnya program KUR yang utama adalah untuk membantu pengusaha UMKM agar dapat menyenangkan usaha mereka sehingga dapat membuat atau membuka lapangan pekerjaan dan membantu mengurangi masalah kemiskinan di Indonesia.

Karenanya pemerintah banyak mengeluarkan kebijakan kebijakan dalam hal pengembangan dan serta melakukan pemberdayaan untuk meningkatkan UMKM dan sektor riil. Berikut adalah pemberdayaan dan pengembangan yang dimaksud :

  • Pengembangan dalam sektor kewirausahaan
  • Meningkatkan akses sumber pembiayaan
  • Meningkatkan produk UMKM
  • Reformasi regulasi UMKM

Cara mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Peminat dari program KUR ini tentu sangat banyak, namun tidak serta merta mereka yang mengajukan pinjaman akan langsung mendapatkannya. Banyak pula yang ingin melakukan pengajuan tapi masih bingung dengan prosedurnya. Berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan bila ingin mendapatkannya pinjaman KUR :

  • Usaha yang dimiliki adalah usaha yang produktif. Maksudnya adalah usaha tersebut merupakan usaha yang dapat meningkatkan kreativitas dan aktivitas positif di lingkungan tempat usaha atau usaha yang dijalankan berada di daerah terpencil yang memang membutuhkan bantuan ekonomi. Misal dengan membuat usaha rakyat, seperti kerajinan tangan dengan bahan yang hanya dapat ditemukan di daerah tersebut atau dalam bidang peternakan, perikanan dan juga usaha lainnya.
  • Menyiapkan dokumen dan berkas yang dibutuhkan, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), surat domisili, SIUP, akta pendidikan usaha, laporan keuangan dan dokumen pendukung lain yg akan diminta oleh pihak bank atau koperasi.
  • Silahkan datang ke lembaga keuangan atau bank dan koperasi yang memang memberikan layanan KUR. Tanyakan secara detail informasi mengenai layanan KUR.
  • Jika semua sudah sesuai dengan yang minta oleh pihak bank atau koperasi, nanti akan ada petugas dari pihak perbankan yang melakukan survei dan mengecek kebenaran tentang usaha yang dimiliki. Apabila usaha tersebut memenuhi kriteria, maka pencairan dana dapat segera dilakukan.

Persyaratan untuk mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Bila ingin mengajukan sebuah pinjaman atau kredit, pasti akan ada persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon peminjam, berikut ini adalah persyaratan yang biasanya akan diminta oleh pihak bank secara umum :

  • Individu atau perseorangan atau kelompok usaha.
  • Usaha telah berjalan minimum 6 bulan.
  • Menjalankan usaha tersebut di salah satu platform e-commerce (Tokopedia, Shoppe, dll).
  • Tidak sedang atau memiliki kredit pada pihak perbankan lain kecuali KPR, kartu kredit atau Kredit kendaraan bermotor dll.
  • Syarat administrasi lainnya, berupa Kartu keluarga, KTP, SIUP atau surat usaha yg dikeluarkan oleh pihak e-commerce dan dokumen pendukung lain yang diminta oleh pihak lembaga perbankan.

Tips agar pengajuan KUR mudah disetujui

  • Pastikan dokumen yang diajukan sudah sesuai dengan persyaratan yang diminta oleh pihak bank atau koperasi.
  • Pastikan jika tidak memiliki kredit macet pada lembaga perbankan yang menyebabkan nama anda sebagai peminjam di blacklist.
  • Tujuan pengajuan harus jelas, karena tujuan KUR adalah untuk membantu usaha rakyat atau UMKM, jadi pastikan jika anda sudah memiliki usaha yang pasti dan tepat.
  • Usaha tersebut haruslah usaha yang aktif, misal usaha kerajinan atau kegiatan yang menggunakan sumber daya dari orang-orang disekitar lingkungan tempat usaha.
  • Perhitungkan dengan baik jumlah pinjaman yang dibutuhkan. Tujuannya agar dapat membayar sesuai dengan kemampuan. Buatlah terlebih dahulu perinciannya, misal untuk peralatan, membayar pengrajin atau pekerja, dan biaya lain-lain. Jika sudah menetapkan angka pasti, silahkan mulai membuat pengajuan.

Download: Senyumku

Seperti yang sebelumnya telah disinggung, bila program KUR ini merupakan program yang dibuat untuk menunjang dan meningkatkan juga membantu UMKM. Karenanya sangat diharapkan jika program ini benar-benar dapat tepat pada sasarannya, beberapa sektor yang diharapkan dapat merasakan program KUR ini seperti sektor pertanian, perikanan, perindustrian, jasa keuangan (simpan-pinjam), dan juga kehutanan.

Categories
informasi bisnis

Keuntungan Membuka Usaha Franchise

Sebagian besar dari anda pasti memimpikan untuk memiliki sebuah usaha suatu saat nanti. Namun anda pasti sudah tahu bila ingin membangun sebuah usaha akan ada banyak persiapan yang dibutuhkan, tidak hanya persiapan dana, tapi juga perencanaan dalam membangun usaha tersebut agar dapat diterima oleh masyarakat luas.

Karena itu banyak orang yang memilih untuk menjalankan usaha franchise atau waralaba. Franchise atau waralaba sendiri adalah keistimewaan yang diberikan oleh satu badan usaha ke perseorangan atau badan usaha lain untuk dipasarkan secara lebih luas yang didasari oleh perjanjian. Pemilik usaha disebut juga dengan istilah pemberi waralaba atau Franchisor, sedangkan yang menerima atau membeli disebut penerima waralaba atau franchise.

Keuntungan dari usaha franchise

Berikut ini adalah keuntungan dengan membuka usaha franchise: 

1. Peluang sukses lebih besar dan cepat

Keuntungan pertama dalam menjalankan usaha franchise adalah lebih mudah sukses atau peluang untuk suksesnya sangat besar, ini disebabkan karena usaha franchise yang anda beli memang memiliki kredibilitas dan reputasi yang baik dimata banyak orang, sehingga menjadi lebih mudah dikenal.

2. Memiliki kemudahan pada sistem manajemen finansial

Kebanyakan investor lebih menyukai menanamkan modalnya pada sebuah bisnis yang dari segi jaringan dan finansialnya sudah kokoh atau kuat, sehingga saat akan menjalankan usaha franchise dengan sistem yang baik dan terbentuk. Anda tidak perlu lagi pusing dalam hal manajemennya seperti apabila membangun usaha sendiri.

3. Sudah terkenalnya brand atau merek dikalangan masyarakat

Keuntungan yang ketiga adalah sudah dikenalnya brand atau merek tersebut membuat anda lebih mudah dalam memasarkan juga mengelolanya. Karena jika terikat perjanjian dengan pihak franchisor maka segala hal terkait promosi atau pemasaran sudah pasti akan dibantu oleh mereka.

4. Adanya ikatan kerjasama antara pemilik franchise dengan penerima franchise

Memiliki ikatan dengan pihak franchisor adalah sebuah keuntungan tersendiri bagi pembeli franchise, karena dengan menjalin ikatan pada pemilik brand atau merek akan memudahkan anda dari banyak aspek. Misalnya, akan lebih mudah mendapatkan bahan baku, dalam hal pemasaran, mencari sumber daya dan akan adanya pelatihan untuk mengelola pendapatan dll.

5. Sistem manajemen yang sudah terbentuk

Keuntungan terakhir yang didapatkan oleh usaha franchise adalah sudah terbentuknya sistem bisnis yang baik. Jadi, sebagai pelaku usaha franchise anda tidak perlu memikirkan strategi pemasaran atau sistem finansial. Karena para pemilik atau pemberi waralaba pasti memiliki manajemen yang sudah terbentuk dengan kokoh, baik dari strategi pemasaran, marketing maupun finansialnya. Sebab itulah pemberi waralaba atau Franchisor berani membuka peluang usaha berupa franchise bagi mereka yang ingin memiliki usaha sendiri.

Kekurangan Sistem Usaha Franchise

Selain keuntungan tentunya setiap usaha akan ada kekurangannya dan itu juga bisa terjadi pada usaha franchise ini. Karena pada umumnya semua usaha pasti memiliki resikonya masing-masing, lalu apa saja kekurangan dari sistem franchise. Silahkan disimak beberapa poin dibawah ini :

1. Pemotongan keuntungan

Biasanya pembeli franchise akan diwajibkan untuk membayarkan royalti kepada pihak franchisor sebesar yang sudah disepakati oleh kedua belah pihak. Jadi, apabila penjualan pada saat itu tidak memenuhi target. Mau tidak mau pihak franchise harus memotong dari keuntungan yang mereka dapatkan.

2. Modal yang cukup banyak

Diawal, pembeli franchise sudah akan disodorkan dengan biaya yang cukup besar apabila memang ingin menjadi mitra dari brand tersebut. Biasanya modal awal tersebut belum termasuk dengan biaya pelatihan dan dukungan bagi pembeli franchise. Jadi, tetap siapkan modal yang cukup bagi anda kalau memang tertarik untuk menjadi mitra dari brand atau merek yang sudah terkenal.

3. Tidak memiliki kendali

Sebagai seorang pembeli atau mitra franchise, anda tidak memiliki kendali dalam usaha tersebut. Karena sudah tentu kendali berada ditangan franchisor. Jadi, apabila anda memiliki sebuah ide untuk memajukan usaha tersebut, belum tentu akan disetujui.

4. Franchisor adalah supplier tunggal

Kebanyakan pembeli atau mitra franchise tidak diperbolehkan untuk membeli bahan baku kepada pihak lain. Biasanya hal ini juga sudah tertulis diperjanjian antara franchisor dan mitra franchise. Karena anda sebagai mitranya hanya bisa membeli bahan baku pada pihak franchisor. Bila melanggar, bisa saja anda dikenakan pinalti seperti pemutusan kontrak dan pihak franchisor menarik kembali semua yang sudah diberikan.

5. Reputasi franchise mudah terpengaruh

Apabila ada salah satu mitra dari franchise yang sama dengan anda memiliki kredibilitas atau reputasi yang buruk dimata konsumennya, hal tersebut bisa saja berpengaruh terhadap franchise yang sedang anda jalankan. Dampak terburuk yang akan dialami adalah menurunnya omset usaha. Jadi, selalu berusahalah menjadi pengusaha yang baik dan jujur agar tidak membuat citra brand tersebut menjadi buruk.

Bagaimana? Apakah anda sudah memahami keuntungan dan juga kekurangan dari usaha waralaba atau franchise ini. Jika sudah dan memang ingin menjadi salah satu mitra dari sebuah brand yang memang membuka peluang franchise, pastikan dulu apakah brand tersebut memang memiliki reputasi dan kredibilitas yang baik dimasyarakat. Jangan sampai salah pilih, karena jika salah pilih hanya akan membuat anda menyesal.

Categories
informasi bisnis

Perbedaan Pinjaman Online dan P2P Lending

Jasa Keuangan yang berbasis teknologi atau biasa dikenal dengan fintech di Indonesia semakin hari makin bertumbuh dan berkembang pesat. Masyarakat pun menjadi lebih familiar dengan kehadiran fintech apalagi sudah banyak perusahaan fintech yang muncul di hadapan masyarakat. Jika dulunya orang memperoleh sumber pinjaman dana dari keluarga teman atau bank, namun sekarang orang-orang sudah beralih ke pinjaman lewat fintech.

Dari beberapa macam fintech yang ada, terdapat dua jenis pinjaman yang sangat populer di mata masyarakat yakni pinjaman online dan juga P2P lending. Dua jenis layanan pinjaman tersebut serupa namun tidak sama sebab yang sebenarnya kedua jenis jasa pinjaman tersebut mempunyai model bisnis yang berbeda tapi banyak orang yang salah dalam mengartikan.

Pinjaman online umumnya  memiliki nilai pinjaman yang relatif kecil sebab pinjaman dana yang diberikan cuma untuk tenor yang pendek. Hadirnya pinjaman tersebut dimaksudkan agar dapat membantu Anda menutupi biaya kebutuhan harian yang tidak terduga hingga waktu gajian Anda tiba.

Model pinjaman tersebut bisa dikatakan banyak peminatnya sebab dana pinjaman bisa dicairkan dalam waktu hitungan jam saja. Sedangkan pada layanan P2P lending merupakan layanan fintech yang memberi pinjaman dana kepada suatu bisnis atau individu. Layanan pinjaman online satu ini turut mengajukan sebuah pinjaman dana ke pemberi pinjaman dan menghubungkan langsung antara si pemberi pinjaman kepada peminjam secara online.

Jika Anda ingin mengetahui perbedaan paling mencolok antara pinjaman online dan P2P lending, silahkan simak penjelasannya dibawah ini.

1. Jenis Pinjaman

Menjadi aspek pertama dari perbedaan antara pinjaman online dengan P2P lending terletak di jenisnya. Biasanya pinjaman online memiliki sifat untuk pinjaman keperluan pribadi atau kebutuhan tidak terduga. Sementara P2P lending umumnya diperuntukan untuk pinjaman yang digunakan sebagai modal bisnis agar membantu bisnis menjadi semakin berkembang.

2. Tingkat Bunga

Berikutnya ada di sisi besaran bunga, jika di pinjaman online bunga harinya sebesar 0,8 persen per hari atau sekitar 292 persen untuk satu tahunnya. Sementara P2P lending hanya memberi besaran bunga yang lebih rendah, mulai 16 persen hingga 30 persen per tahunnya. Besaran bunga yang ditawarkan P2P lending bisa lebih rendah itu dikarenakan P2P lending mengacu ke suku bunga pinjaman bank dengan lebih menekankan sisi aksesibilitas serta kecepatan proses layanan pinjaman yang dimiliki.

Selain itu, pihak P2P lending sama sekali tidak mengambil sejumlah keuntungan dari bunga sebab semuanya menjadi hak dari pemberi pinjaman dana yang ada.

3. Waktu Pinjaman

Perbedaan mendasar berikutnya antara pinjaman online dengan P2P lending adalah waktu pinjaman atau tenor pinjamannya. Dimana pinjaman online wajib dilunasi di satu waktu, dan tidak dapat dibayarkan dengan mengangsur dan akan dikenai penalti atau biaya denda apabila peminjam dana mengalami keterlambatan membayar. Sementara dari perusahaan P2P lending, waktu pinjaman mulai dari 30 hari hingga 12 bulan kedepan.

Selain itu biasanya dana pinjaman online langsung cair dalam hitungan menit, sementara P2P lending masih menunggu lebih lama. 

4. Tingkat Risiko

Menjadi perbedaan yang paling mencolok antara pinjaman online dengan  P2P lending yakni tingkat risiko yang dimiliki keduanya. Pada perusahaan P2P lending biasanya risiko kegagalan membayar akan ditanggung oleh pihak pemberi pinjaman berdasarkan aturan yang ditetapkan oleh OJK.

Maka wajar apabila perusahaan dari P2P lending tidak dapat sembarang menyetujui atau menerima pengajuan ke calon peminjam mereka yang jika diukur tidak layak dari segi riwayat keuangan yang dimiliki oleh para peminjam tersebut.

Kondisi seperti yang ada pada P2P lending tidak dilakukan oleh perusahaan layanan pinjaman online, hal ini membuat pihak pinjaman online sering mengabaikan kemampuan si peminjam dalam mengembalikan dana pinjaman yang sudah mereka terima.

Hal inilah yang sering sekali menjadi pemicu utama mengapa banyak para nasabah yang mengalami keterlambatan membayar dan bahkan ada juga yang gagal dalam membayar pinjaman mereka. Apabila hal ini sampai terjadi, pihak pinjaman online akan mengutus pihak eksternal untuk dapat menagih pinjaman yang tidak dibayar tersebut.

5. Sumber Dana Pinjaman

Menjadi aspek terakhir membedakan antara pinjaman online dan P2P lending yaitu sumber dana pinjaman. Dimana perusahaan pinjaman online memberi pinjaman dana lewat aset mereka sendiri. Sementara perusahaan P2P lending sumber dana yang mereka miliki berasal dari masyarakat yang berperan sebagai seorang investor.

Kehadiran dari perusahaan pinjaman online dan P2P lending diharapkan bisa mengurangi kesenjangan keuangan yang terjadi pada masyarakat di negara Indonesia khususnya.

Walaupun demikian, kebutuhan dan fungsi dari pinjaman online serta P2P lending harus bisa dibedakan. Dimana kedua jenis fintech tersebut memiliki segmentasi dan kalangan yang berbeda karena fungsinya pun juga berbeda. Selebihnya dengan hadirnya kedua layanan pinjaman berhasil online tersebut dianggap mampu menaikkan program inklusi finansial yang sudah dirancang sedemikian rupa oleh pemerintah pusat.